Bank Sumut Lakukan Program untuk Persiapan Digitalisasi

PT Bank Sumut banyak melakukan program-program untuk persiapan digitalisasi. Hal tersebut memang harus dilakukan

Bank Sumut Lakukan Program untuk Persiapan Digitalisasi
Tribun Medan/Ayu Prasandi
Direktur Utama Bank Sumut, Edie Rizliyanto saat memaparkan progress kinerja keuangan Bank Sumut di acara temu ramah coffe morning editor media lokal media di Hotel Santika Medan, Senin (27/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PT Bank Sumut banyak melakukan program-program untuk persiapan digitalisasi. Hal tersebut memang harus dilakukan agar bisa mengembangkan bisnis perushaan.

“Karena memang perlu diketahui bersama bahwa ke depan perbankan terancam bisnisnya oleh perusahaan financial technology atau fintech,” ujar Direktur Utama Bank Sumut, Edie Rizliyanto di acara temu ramah coffe morning editor media lokal media di Hotel Santika Medan, Senin (27/8/2018).

Ia menuturkan, Bank Sumut tidak mau melawan terhadap fintech tersebut, namun berkolaborasi dengan melakukan kerjasama dan saat ini sudah  bekerjasama dengan tujuh perusahaan fintech.

“Bank Sumut melakukan kerjasama dengan tujuh perusahaan fintech dari yang terkait dengan perkembangan maupun menarik dana pihak ketiga dari masyarakat, dan juga untuk penyaluran kredit serta pembiayaan dan juga gadai,” tuturnya.

Ia menerangkan, Bank Sumut ke depan akan memperluas market share di gadai dan pembiayaan micro dan menengah.

“Sebagai tugas dari bank adalah sebagai perantara atau intermedia yang tugasnya banyak dilakukan oleh fintech dan agar bisnis kami tidak tergerus dengan bisnis fintech tersebut maka kolaborasi sangat diperlukan,” terangnya.

Ia menjelaskan, terkait fintect kalau dilihat dari segi neraca, Bank Sumut melihat dari aspek asset dan labelitis. Kalau asset, kerjasama terkait dengan kredit pembiayaan dan gadai.

“Untuk apek labelitis, Bank Sumut telah bekerjasama beberapa perusahaan fintech yaitu Doku, Ewallet, Iglobal, IndoAlliz, Infokes, dan Investree,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, untuk dana pihak ketiga (DPK) yang paling disasar Bank Sumut ada dua segmen yaitu segmen kesehatan dan segmen pendidikan.

“Semua nanti akan kami layani secara mobil, jadi misalnya kalau ingin ke rumah sakit bisa menggunakan aplikasi yang kita punya bekerjasama dengan fintech maka bisa dengan praktis memilih hari dan dokter kemudian langsung dibayar disitu. Jadi waktu datang tidak perlu mengantri karena jamnya sudah pas dan langsung dilayani,” ungkapnya.

Ia mengatakan, setelah bekerjasama dengan beberapa perusahaan fintech tersebut, nantinya Bank Sumut juga akan bekerjasama dengan perusahaan fintech lainnya.(pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Ismail
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved