Anak Sulung Sutan Siregar Menangis Dapat Bantuan Buku, Bercita-cita Menjadi Dokter

Juriati tak kuasa menahan haru lantaran memeroleh bantuan buku dari seseorang yang mendengar pemberitaan tentang kisah hidup keluarganya.

Anak Sulung Sutan Siregar Menangis Dapat Bantuan Buku, Bercita-cita Menjadi Dokter
Tribun Medan/Nanda F Batubara
Juriati Siregar (paling kiri) menangis haru usai memeroleh bantuan buku pelajaran. Juriati merupakan anak sulung dari Sutan Siregar, penyandang disabilitas yang membuka usaha pangkas dan warung kecil-kecilan di Pargarutan Batu, Angkola Timur, Tapanuli Selatan, Senin (3/9/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, TAPSEL - Air mata seketika bercucuran di pipi Juriati Siregar, anak sulung Sutan Siregar, penyandang disabilitas yang membuka usaha pangkas serta warung kopi di Pargarutan Batu, Angkola Timur, Tapanuli Selatan.

Juriati tak kuasa menahan haru lantaran memeroleh bantuan buku dari seseorang yang mendengar pemberitaan tentang kisah hidup keluarganya. 

Juriati yang masih duduk di bangku SMP ini memang sudah lama membutuhkan buku. Maklum saja, Juriati cuma mengandalkan ayahnya, Sutan, untuk memenuhi kebutuhan sekolah.

Sutan sendiri hanya penyandang disabilitas yang mengais rezeki dari usaha pangkas dan warung kecil-kecilan.

Sedangkan ibunya, Siti Asiah Chaniago, baru saja meninggal dunia beberapa waktu lalu.
Masih mengenakan seragam sekolah yang terlihat koyak pada sisi lengannya, Juriati pun kembali mengucurkan air mata tatkala bercerita mengenang pesan sang ibu agar tetap rajin sekolah meskipun hidup di tengah keterbatasan.

"Pesan mamak salat, doakan mamak. Kemudian juga supaya rajin belajar," ujar Juriati dengan terbata-bata sembari mengusap air matanya, Senin (3/9/2018).
Juriati memang bukan orang mampu secara finansial. Namun, Juriati tetap berani mengapungkan cita-cita yang tinggi. Yakni menjadi seorang dokter.

"Saya selalu berdoa, mudah-mudahan bisa jadi dokter," kata Juriati.

Kisah inspiratif perjuangan hidup Sutan Siregar, penyandang disabilitas yang membuka usaha pangkas dan warung kopi di Pargarutan Batu, Angkola Timur, Tapanuli Selatan, akhirnya sampai ke telinga seorang legislator Tapanuli Selatan.

Ialah Naswardi Sihaloho, Wakil Ketua DPRD Tapanuli Selatan dari Fraksi NasDem.

Halaman
123
Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved