Gaji Guru Tertunggak, Ketua DPRD Usulkan Biaya Pembangunan Dipangkas

Johalim mengatakan akan mengusulkan agar biaya pos pembangunan infrastruktur agar dikurangi.

Gaji Guru Tertunggak, Ketua DPRD Usulkan Biaya Pembangunan Dipangkas
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Guru honorer menuntut upah kerja di Gedung DPRD Simalungun, Senin (3/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Ketua DPRD Simalungun Johalim Purba mengungkapkan krisis Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mengakibatkan pengurangan gaji tenaga pendidik terletak pada sektor pajak bumi dan bangunan (PBB).

Saat ditemui usai pertemuan dengan ratusan guru honorer yang melakukam demo, Johalim mengatakan akan mengusulkan agar biaya pos pembangunan infrastruktur agar dikurangi.

Sehingga dapat membayar gaji guru yang tertunggak selama ini.

"Perjalanan dinas sudah dikurangi. Malahan di dinas sana tunjangan kesejahteraan dikurangi. Nantinya kita akan mengurangi pos pembangunan Infrastruktur. Ini sudah resiko kita (minim PAD),"katanya, Senin (3/9/2018).

Johalim mengaku keuangan Pemkab Simalungun dalam kondisi kritis. Namun, ia tidak ingin gara-gara itu diambil kebijakan pengurangan gaji guru.

"Kalau memang kita keuangan tidak ada, jangan gaji guru honorer yang dipotong. Kan banyak honorer lain. Guru jangan,"ungkapnya.

Anggota Fraksi Demokrat ini mengatakan ada dua tenaga honor yang benar-benar bekerja yakni guru dan honorer di Dinas Kesehatan.

Saat disinggung tentang pengurangan gaji yang dilakukan dalam pertengahan semester anggaran, Johalim baru saja mengetahuinya. Pun begitu dengan ribuan guru honorer yang belum digaji mulai Juni hingga sekarang.

"Eksekutif gak pernah menyampaikan persoalan ini kepada kami. Baru tahu ini,"katanya.

Diketahui, massa yang tergabung dalam Forum Guru Honorer (FGH) Simalungun melakukan demo di depan gedung DPRD. Mereka menuntut agar Pemkab Simalungun tidak mengurangi gaji menjadi Rp 1 juta yang sebelumnya Rp 2 juta.

Mereka juga menuntut gaji selama enam bulan pada tahun 2016 yang belum dibayar dan gaji mulai Juni hingga saat ini.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved