Nekat Pungli Buku Nikah Pasangan Pengantin Baru, Pegawai KUA Ini Diganjar Setahun Penjara

Nurma, SPdI, PNS di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Belawan diganjar hukuman 1 tahun penjara

Nekat Pungli Buku Nikah Pasangan Pengantin Baru, Pegawai KUA Ini Diganjar Setahun Penjara
Pegawai KUA Medan Belawan Diganjar 1 Tahun Penjara, Pungli Buku Nikah. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Nurma, SPdI, PNS di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Belawan diganjar hukuman 1 tahun penjara akibat perbuatannya mengutip biaya pada penerbitan Buku Nikah pasangan pengantin baru.

Terdakwa juga dihukum dengan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan. Putusan terhadap wanita ini dibacakan oleh majelis hakim yang diketuai Syafril Batubara dalam persidangan yang digelar di Ruang Cakra VI PN Medan, Senin (3/9/2018).

Nurma dinyatakan bersalah melanggar Pasal 12 huruf e UU No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 ayat (1) KUH Pidana

"Hakim menyatakan terdakwa bersalah melakukan korupsi," kata ketua majelis hakim Syafril Batubara, Senin (3/9/2018)

Menyikapi putusan ini, terdakwa dan penuntut umum menyatakan pikir-pikir. Sebelumnya oleh JPU Akbar Pramadhana, terdakwa dituntut 1 tahun 2 bulan penjara dengan denda Rp50 juta subsider 2 bulan kurungan.

Dalam berkas dakwaan disebutkan, Nurma diringkus dalam operasi tangkap tangan Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Poldasu pada Februari 2018 silam.

Dugaan pungli ini berawal saat saksi Dedek Sumarna dan Juliani pada tanggal 05 Februari 2018 di kantor KUA Kecamatan Medan Belawan bertemu dengan terdakwa dengan tujuan kedatangan tersebut untuk mengurus penerbitan Buku Nikah atas nama adiknya yang bernama Suryani yang sudah melaksanakan pernikahan siri pada tanggal 29 Januari 2018 dengan Faisal.

Keduanya menanyakan berapa biaya pernikahan jika pasangan gadis dan bujangan, dan dijawab oleh terdakwa biaya nikah dan penerbitan buku nikah sebesar Rp. 700 ribu.

Kedua saksi memberitahukan kepada terdakwa bahwa adiknya yang bernama Suryani dan suaminya (Faisal) masing masing telah pernah menikah dengan orang lain dan sudah bercerai dibawah tangan.

Halaman
123
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved