Praktisi Hukum Curiga Vonis Dua Tahun Terdakwa Bandar Narkoba, Penghubung KY Pun Ikut Terkejut

Abdul Hakim, Dosen Hukum dari Universitas Muhamadiyah Sumatera Utara (UMSU) menilai vonis itu tidak layak bagi bandar narkoba.

Praktisi Hukum Curiga Vonis Dua Tahun Terdakwa Bandar Narkoba, Penghubung KY Pun Ikut Terkejut
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Terdakwa Rita Haryati saat menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Simalungun,

Laporan Wartawan Tribun Medan/Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Pengadilan Negeri (PN) Simalungun memutuskan Terdakwa Rita Haryati Siregar pengedar sabu dengan kurungan hanya dua tahun. Hakim yang memutuskan Lisfer Berutu yang juga Ketus PN Simalungun menyatakan terdakwa bersalah melanggar Pasal 112 ayat 1.

Padahal, Jaksa Penutut Umum (JPU) menuntut terdakwa dengan kurungan delapan tahun.

Abdul Hakim Siagian, Dosen Hukum dari Universitas Muhamadiyah Sumatera Utara (UMSU) menilai vonis itu tidak layak bagi bandar narkoba. Semestinya, dalam Pasal 112 Ayat 1 dengan tuntutan delapan tahun, maka terdakwa harus menerima kurungan minimal empat tahun.

Meskipun terdakwa mengikuti aturan sehingga mengalami keringanan hukuman, kata Abdul tidak boleh kurang dari setengah tuntutan.

"Hal-hal yang meringankan itu tak boleh menghilangkan setengah tuntutan jaksa. Jangan nanti jadi alasan subjektif,"ujarnya via seluler, Rabu (5/9/2018).

Abdul mengatakan hakim harus melihat fakta persidangan. Mulai dari pemanggilan saksi, bukti-bukti yang ada, dan riwayat terdakwa.

Apalagi sidang yang digelar jelang malam hari, kata Abdul dapat menimbulkan kecurigaan dari masyarakat. Maka, ia berharap hakim terbuka mengungkapkan maksud dari vonis yang tidak wajar itu.

"Harus terukur dan konkret. Kalau persidangannya kucing-kucingan menimbulkan kecurigaan dari masyarakat. Kondisi ini tak lazim. Saya nilai lembaga pengawas yang mempunyai otoritas harus turun,"katanya.

Praktisi Hukum Hamdani Harahap menilai ada dugaan persengkokolan dalam perkara ini. Ia merasa hakim tidak tepat menjatuhkan vonis pada terdakwa.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved