Sikap Ketua PN Simalungun Mendadak Berubah saat Ditanyai Vonis Rendah Bandar Narkoba

Lisfer juga diam saat ditanya tentang kabar akan dipindahkan dari Ketua Pengadilan Simalungun.

Sikap Ketua PN Simalungun Mendadak Berubah saat Ditanyai Vonis Rendah Bandar Narkoba
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Ketua Pengadilan Negeri (PN) Simalungun Lisfer Berutu saat ditemui di Lapas Narkotika 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Pascaputusan ringan dua tahun yang diberikan kepada bandar narkoba Siantar-Simalungun Rita Haryati Siregar, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Simalungun Lisfer Berutu tampak tidak mau diwawancarai.

Padahal, saat tribun-medan.com menyalaminya, ia tampak santai. Namun, saat ditanya tentang perkara Rita Siregar, wajah Lisfer Berutu berubah. Air wajahnya tampak tak senang.

Lisfer yang ditemui di acara serah terima jabatan Kepala Lapas Klas IIA Kota Siantar berlari cepat meninggalkan tribun-medan.com. Lisfer yang mengenakan kemeja batik cokelat tidak mau memberi komentar banyak tentang keputusan yang tidak sesuai dengan Pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Kita ada humas. Satu pintu. Ke situ saja,"katanya sembari berjalan cepat, Kamis (6/9/2018).

Berbagai pertanyaan seperti, apa hal yang dapat meringankan hukuman bagi bandar narkoba, Lisfer mengarahkan ke humas. Ia diam sembari menyalam para pejabat.

Saat ditanya tentang banyak pengaduan dari masyarakat ke Komisi Yudisial (KY) tentang kinerjanya yang dinilai tidak tepat, Lisfer mengatakan no comment.

"Kalau itu aku no comment,"katanya.

Lisfer juga diam saat ditanya tentang kabar akan dipindahkan dari Ketua Pengadilan Simalungun.

Seperti diketahui, Koordinator Penghubung Komisi Yudisial (KY) Sumatera Utara Syah Rijal Munthe membeberkan kinerja buruk Lisfer Berutu sebagai hakim.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved