Muspika Kecamatan Tigapanah Tanam 3 000 Bibit Pohon di Lahan Bekas Kebakaran

beberapa lereng bukit yang ada di sana, tampak gersang dan meninggalkan bekas terbakar.

Muspika Kecamatan Tigapanah Tanam 3 000 Bibit Pohon di Lahan Bekas Kebakaran
TRIBUN MEDAN/M Nasrul
Danramil 02/ Tiga Panah, Kodim 0205/TK Kapten Arh Marno (kiri), bersama Kapolsek Tigapanah Akp B Manurung, menanam bibit pohon di Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Jumat (7/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.COM, TONGGING - Belum lama ini, beberapa lereng bukit di wilayah pinggiran Kabupaten Karo mengalami kebakaran.

Seperti yang terjadi Senin (27/8/2018) lalu di gunung Sipiso-piso, dan beberapa waktu lain di seputar Kecamatan Merek.

Pantauan www.tribunmedan.com, saat ini beberapa lereng bukit yang ada di sana, tampak gersang dan meninggalkan bekas terbakar.

Tentunya ini harus menjadi perhatian semua pihak, baik masyarakat sekitar maupun Jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika).

Menanggapi hal ini, Muspika Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, yang terdiri dari Koramil 02/Tigapanah, Polsek Tigapanah, serta kecamatan, langsung melakukan tindakan. Dengan menggelar penanaman bibit pohon di kawasan Tongging, Jumat (7/9/2018). Diketahui, beberapa waktu lalu bukit yang ada di wilayah tersebut juga sempat terbakar.

"Penanaman kali ini, kita lakukan dalam rangka penghijauan untuk melestarikan kembali kawasan yang sempat terbakar. Karena ada filosofi yang menyatakan kalau hutan lestari, masyarakat akan sejahtera," ujar Danramil 02/ Tiga Panah, Kodim 0205/TK Kapten Arh Marno. 

Marno melanjutkan, penanaman kali ini juga merupakan antisipasi kembali terbakarnya hutan di wilayah tersebut. Ia mengaku, aksi ini juga didukung oleh pihak kepolisian, kecamatan, dan UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Kabanjahe. Selain itu, siswa/i dari perguruan Yapim juga diajak melestarikan lahan seluas 10 hektare itu, dengan ribuan bibit pohon penghasil.

"Lebih kurang 3000 bibit pohon buah-buahan yang kita bawa. Ditanamnya juga di atas perkebunan rakyat, jadi masyarakat juga turut peduli menjaga, karena nantinya ikut merasakan hasil dari pohon-pohon ini," katanya.

Kapolsek Tigapanah Akp B Manurung, mengatakan sejak sebulan terakhir mereka telah gencar melakukan pencegahan kebakaran hutan. Baik dengan cara imbauan-imbauan kepada warga dan wisatawan yang datang ke sana.

"Babibmas dan Babinsa kita juga setiap hari rutin melakukan patroli ke daerah-daerah yang disinyalir rawan kebakaran," ucapnya.

Ia mengimbau, masyarakat sekitar juga turut menjaga lingkungan di sekitarnya. Ia juga menjelaskan, bagi siapa saja yang terbukti melakukan pembakaran hutan, akan dikenakan sangsi tegas.

"Kita juga meletakkan baliho-baliho yang di dalamnya bertuliskan bagi siapa saja yang dengan sengaja membakar hutan, jelas melanggar undang-undang No 41 tentang kehutanan, dengan ancaman hukuman minimal 15 tahun penjara," pungkasnya.

(cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help