Terlalu Banyak Tampung Tenaga Honorer, Kasatpol PP: Kalau untuk Efesiensi Anggaran Saya Siap Kurangi

Ada pun tiga SKPD itu yakni Sekretariatan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Terlalu Banyak Tampung Tenaga Honorer, Kasatpol PP: Kalau untuk Efesiensi Anggaran Saya Siap Kurangi
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Bupati Simalungun JR Saragih ditemani Kasatpol PP Ronny Butarbutar saat meninjau Diklat personel Satpol PP di Rindam Siantar, beberapa waktu lalu.

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Anggota DPRD Simalungun Bernhard Damanik menilai perlu adanya efesiensi anggaran pengeluaran untuk menggaji tenaga honorer.

Anggota Fraksi NasDem ini memberikan solusi krisis keuangan Pemkab Simalungun dengan memberhentikan sebagian tenaga honorer, kecuali guru.

Ia menyebutkan ada tiga satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang membludak tenaga honorer. Bahkan tidak begitu bermanfaat. Ada pun tiga SKPD itu yakni Sekretariatan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Menanggapi hal ini, Kepala Satpol PP Simalungun Rony Butarbutar mengatakan ada 530 tenaga honorer di SKPDnya. Dari 530 tenaga honorer tersebar di Kantor Bupati, Kecamatan, dan kantor dinas. Rony menilai jumlah tenaga honorernya sudah tepat.

"Kalau dengan situasi sekarang dengan luasnya kabupaten itu sebenarnya pas,"katanya, Jumat (7/9/2018).

Rony mengaku setiap bulan Satpol PP mengeluarkan anggaran Rp 1 miliar per bulan hanya untuk menggaji tenaga honorer.

"Cuman kalau memang dikurangi, kita kurangi. Kalau begitu nanti di kecamatan kita kurangi, yang dari kabupaten saja masuk," katanya.

Ia mengatakan sering banyak permintaan camat untuk persnoel Satpol PP guna menjaga fasilitas kanstor.

"Kalau memang untuk efesiensi anggaran kita siap," tambahnya.

Pemkab Simalungun juga telah mengurangi gaji tenaga honorer. Sejak Juni 2018, tenaga honorer hanya digaji Rp 1 juta per bulan. Rony mengaku banyak mendengar wacana anggotanya mengundurkan diri.

"Sampai sekarang belum ada yang mengundurkan diri tapi ada wacana. ya silakan kalau mengundurkan diri. Kita gak paksa,"pungkasnya.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved