News Video

Seniman Simalungun Meng-cover Lagu Ibu Penjual Ombus-ombus yang Ceritakan Kinerja Jokowi

Ibu penjual ombus-ombus (Kue tradisional) mendadak terkenal karena menyanyikan lagu tentang Presiden Jokowi di pasar tradisional

Seniman Simalungun Meng-cover Lagu Ibu Penjual Ombus-ombus yang Ceritakan Kinerja Jokowi
Tribun Medan
Kolase foto Namboru Dohar dan Triadil Saragih 

TRIBUN-MEDAN.COM - Ibu penjual ombus-ombus (Kue tradisional) mendadak terkenal karena menyanyikan lagu tentang Presiden Jokowi di pasar tradisional.

Pedagang itu dipanggil “Namboru Dohar,” lagu yang ia nyanyikan berbahasa Batak.

Menilik hal ini, seniman Simalungun Triadil Saragih langsung meng-cover lagu tersebut.

Sayangnya Triadil tak meng-cover lagunya secara lengkap.

"Mari antarkan ibu itu jumpa dengan Pak Jokowi dengan meng-cover lagunya," tulis Triadil di aplikasi WhatsApp.

Tonton video cover Triadil Saragih;

Ayo subscribe channel Tribun MedanTV

Baca: Lirik Lagu Ibu Penjual Ombus-ombus yang Viral karena Menyanyikan Lagu tentang Jokowi

Baca: Desmon Siburian, Musisi Batak yang Tinggalkan Jakarta untuk Bangun Bonapasogit

Pantauan Tribun Medan pada video yang viral Namboru Dohar bernyanyi sembari memasukkan kue ke dalam plastik dan memberikan kepada pelanggannya.

Ia bernyanyi tentang kinerja Jokowi selama menjabat sebagai presiden.

Sepanjang lagu berdurasi 3 menit itu, ia antara lain menyinggung tentang program BPJS, Kartu Pintar, dan tentang kunjungan Jokowi ke Danau Toba.

Ia juga menyebut tentang kunjungan Jokowi untuk melihat korban bencana di Lombok.

Elena Kristina yang mengunggah video nyanyian si penjual ombus-ombus menjadi viral dan sampai ke Jokowi.

“Bantu viralkan biar sampe ke pak Jokowi. Namboru ini penjual ombus2 di pasar kota sibolga,” katanya.

Kira-kira begini arti lirik lagunya:

Masyarakat bilang, Pak Jokowi Presiden kita.

Apalagi bagian Papua Jokowi pasti memilih Jokowi.

Dari sabang sampai Merauke Pak Jokowi Presiden kita.

Kenapa Pak Jokowi? Karena bagus kerjanya. Ada masyarakat dapat BPJS/kartu sehat, Apalagi anak sekolah dapat Kartu Pintar.

Ada juga masyarakatnya dapat renovasi rumah. Ada juga rakyatnya dapat keluarga harapan.

Masalah korupsi diberantas Pak Jokowi. Apalagi narkoba dimusnahkan Pak Jokowi

kenapa dimusnahkan? Karena tidak baik untuk masyarakat.

Terimakasilah Pak Jokowi

Reff

Terima kasihlah Tuhan untuk Pak Jokowi, semua diperhatikan rakyat yang miskin.

Kita udah tahu, kerjanya bagus. Udah jelas kita tahu, Pak Jokowi Presiden kita karena bagus kerjanya. Pak Jokowi Presiden kita karena bagus kerjanya.

Apapun yang terjadi Beliau pergi melihat/berkunjung ke lokasi gempa bumi yang di Lombok.

Masalah bom gereja, diamankan Pak Jokowi. Datang Pak Jokowi (perintahkan) amankan Aparat.

Pergi ke Papua melihat masyarakatnya. Datang ke Samosir melihat Parwisata. Datang ke Barus, peletakan batu pertama itulah mulanya Agama Muslim (mungkin maksudnya, awal agama Islam di Barus, Sumut).

Kembali ke Reff

Masalah yang di laut dilarang Menteri Susi. Kenapa dilarang?

Karena gak bisa kapal ferry (kapal besar). Kalau kapal biasa bisanya kita ke Laut. Perhatikanlah Pak kalian yang kerjanya ke Laut.

Penjual kue di sebuah pasar di Kota Sibolga menyanyikan lagu tentang Jokowi.
Penjual kue di sebuah pasar di Kota Sibolga menyanyikan lagu tentang Jokowi. ()

Video ini banyak mendapat respon positif dari netizen.

Penonton video juga berharap Namboru Dohar bisa bertemu dengan Jokowi.

Janner Marpaung: Laris manis tanjung kimpul.

Jualan habis duit terkumpul. Pintar memang namboru kita ini dagangnya

M Zakkino: Terima Kasih ibu... nyanyianya merdu dan syairnya indah enak didengar hidup NKRI

Lily Flower: Mencari rizki sambil ngidung, ng berasa jualan ludes..... Laris manis........

Kepada Tribun Medan, Elena Kristina mengatakan perempuan penjual kue itu adalah saudaranya yang bernama Rene Situmorang dan memang sering menciptakan lagu. 

"Kalau dibilang penyanyi profesional, tidak juga. Tapi memang dia suka menciptakan lagu untuk menghibur diri," katanya, Senin (10/9/2018). 

Menurutnya, boru Situmorang dikenal punya kepribadian yang menyenangkan dan kocak. 

Di pasar itu pun ia punya banyak pelanggan. 

"Dia memang suka membuat lagu dari pengalamannya sehari-hari. Nyanyian itu bukan caranya menggaet pembeli. Karna memang kue yang dijual rasanya enak. Tanpa dia menyanyi pun jualannya tetap laku," pungkasnya. (*)

TONTON VIDEO LAIN;

Penulis: Hendrik Naipospos
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved