Bawaslu dan KPU Temukan Ratusan Pemilih Ganda DPT Binjai, Ini Penjelasan Arie Nurwanto

Hasil laporan ke Bawaslu Binjai ini ternyata merupakan kondisi yang sama dengan temuan pihak KPU. Bahkan Versi KPU, kata Ari, ada 568 pemilih ganda.

Bawaslu dan KPU Temukan Ratusan Pemilih Ganda DPT Binjai, Ini Penjelasan Arie Nurwanto
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Ketua Bawaslu Kota Binjai, Arie Nurwanto 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Badan Pengawas Pemilu Kota Binjai mendapatkan temuan Daftar Pemilih Tetap ganda untuk Pemilihan Legislatif dan Presiden 2019.

Ada 479 DPT yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai masuk kategori pemilih ganda.

Ketua Bawaslu Kota Binjai, Arie Nurwanto menjelaskan DPT ganda sebanyak 479 tersebut terdapat nama pemilih yang sama, atau dua dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat, tempat tanggal lahir hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sama.

Sedangkan untuk nomor Kartu Keluarga yang kosong pada DPT formulir A3 KPU Binjai, didapat sebanyak 726 pemilih yang tidak terdapat nomor KK.

"KPU Binjai menetapkan DPT sebanyak 173.897 yang ditetapkan 21 Agustus 2018. Sementara baru soft file diterima oleh Bawaslu (data DPT) pada 28 Agustus 2018," ujarnya di Kantor Bawaslu Binjai, Jalan Sisingamangaraja Nomor 243, Lingkungan IV, Kelurahan Sumbermulyo Rejo, Binjai Timur, Rabu (12/9/2018).

Arie menjelaskan, temuan Bawaslu Kota Binjai tersebut sudah dilaporkan kepada KPU. Hasil laporan ke Bawaslu Binjai ini ternyata merupakan kondisi yang sama dengan temuan pihak KPU. Bahkan Versi KPU, kata Ari, ada 568 pemilih ganda.

"Ada sama-sama temuan kita dan KPU soal pemilih ganda. Sedangkan DPT tidak ada nomor KK ada 726 orang, sama jumlah dengan temuan Bawaslu," urai Arie.

Arie menguraikan, dari 479 DPT pemilih ganda ‎ini, paling banyak ditemui di Binjai Utara yakni sebanyak 144 pemilih. Untuk Binjai Timur, terdapat 101 pemilih ganda, Binjai Selatan terdapat 122 pemilih ganda, Binjai Kota ada 4 pemilih ganda dan Binjai Barat sebanyak 126 pemilih ganda.

"Sesuai data yang ada, hasil pemeriksaan 479 pemilih ganda ini, terdapat 36 nama pemilih yang sama persis semuanya. Mulai dari NIK, nomor KK, tanggal lahir hingga TPS. Semuanya sama," ungkapnya.

Lanjut Arie, saat KPU Binjai menetapkan Daftar Pemilih Sementara Hasil perbaikan terdapat 1.000 nama pemilih yang ganda. Arie sudah berkoordinasi dengan KPU, dan menyarankan kepada KPU Kota Binjai untuk melakukan perbaikan tersebut secara bersama-sama.

"Saya sudah koordinasikan dengan KPU, ini merupakan tanggung jawab bersama Bawaslu, KPU dan partai politik, peserta pemilu agar menjadi lebih baik DPT dan valid. Karena DPT ini juga yang akan dipakai untuk Pilpres 2019," ujarnya.

‎Komisioner Divisi Hukum KPU Kota Binjai, Zulfan Effendy menyatakan, temuan pemilih ganda dari Bawaslu tersebut sudah dilakukan perbaikan. Menurutnya, KPU Binjai saat ini juga tengah mencermati data ganda seperti temuan Bawaslu.

"KPU Binjai menilai hal ini terjadi kemungkinan karena kurangnya pengawasan, termasuk untuk nomor KK yang kosong, KPU Binjai saat ini sedang bekerja sama dengan Disdukcapil. Insya Allah selesai sedikit lagi perbaikan. Maknaya semuanya fokus untum mencermati kondisi ini. Masyarakat kalau ada yang tahu juga segera kabarkan," pungkasnya.

(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved