JNE dan IZI Launching Rumah Pelatihan dan Keterampilan

Dana dari setiap transaksi kiriman YES yang premium disisihkan Rp 250 per transaksi oleh agen-agen JNE

JNE dan IZI Launching Rumah Pelatihan dan Keterampilan
Tribun Medan
Rumah Pelatihan dan Keterampilan JNE dan IZI.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - JNE Express bekerja sama dengan IZI (Inisiatif Zakat Indonesia) melaunching Rumah Pelatihan dan Keterampilan di Jalan Cinta Damai Sunggal Kanan, Sunggal, Deliserdang, Rabu (12/9/2018).

"Peresmian atau launching Rumah Pelatihan dan Keterampilan ini kerjasama dari JNE Express dengan IZI. Jadi JNE yang membiayai semua pengadaan termasuk biaya operasional ke depan untuk pelatihan ini dan IZI sebagai pelaksana dalam program ini," ujar Kepala Cabang Utama JNE Sumatera Utara, Fikri Alhaq Fachryana.

Baca: JNE Siap Operasikan Mega Hub Tahun Depan

Ia mengatakan, program ini sebenarnya dimiliki Yayasan Agen JNE, para mitra JNE dengan mengumpulkan dana dari setiap transaksi kiriman YES (Yakin Esok Sampai).

"Dana yang digunakan untuk Rumah Pelatihan dan Keterampilan ini dari setiap transaksi kiriman YES yang premium disisihkan Rp 250 per transaksi oleh agen-agen JNE," ucapnya.

Fikri menambahkan, Rumah Pelatihan dan Keterampilan ini untuk pertama kalinya di Medan.

"Sebelumnya kita banyak ke ranah anak yatim dan pendidikan di mana kita sudah memiliki dua yakni Sanggar Jenius dengan Yatim Mandiri. Dengan IZI, kita fokus pada ekonomi masyarakat," katanya.

Ia berharap, Rumah Pelatihan dan Keterampilan ini bisa bermanfaat khususnya bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Sumut IZI, M Iqbal Farizi mengatakan program pertama Rumah Pelatihan dan Keterampilan ini adalah pelatihan menjahit dengan durasi waktu tiga bulan untuk materi dasar dan tiga bulan untuk materi pamantapan.

"Kursus menjahit di luar bisa sampai jutaan. Di Rumah Pelatihan dan Keterampilan ini dibuka secara gratis. Target setelah mendapatkan skill untuk menjahit maka peserta bisa produksi. Kita konsern UMKM, pembentukan kelompok usaha dan pendampingan mentoring bisnis, mulai dari marketing serta branding," ujar Iqbal.

Ia menjelaskan, melalui program ini, peserta akan mendapat hard skill dan soft skill. Jadi tidak hanya bentuk pelatihan menjahit saja tapi motivasi menjadi enterpreneur untuk bisa berkembang.

"Kami punya alumni yang sudah berhasil, punya toko sendiri, butik sendiri, omzet bisa ratusan juta setiap bulan, ekspor ke luar negeri, tapi ada juga yang belum berhasil, kembali lagi ke mindset peserta, agar menjadi pengusaha yang sukses. Dengan niat dan pola pikir menjadi pengusaha bisa untuk semua orang, yang penting disiplin dan konsisten untuk ikut program ini," kata Iqbal.

Acara launching rumah pelatihan dan keterampilan ini diawali dengan Tilawah, penyerahan Giant Check dari JNE Express kepada IZI dan juga penyerahan santunan paket sembako.

"Alhamdulillah dengan program kolaborasi JNE Express dengan IZI ini bagian dari tanggungjawab kita kepada masyarakat dan lingkungan. Mudah-mudahan jadi gerbang awal untuk program sejenis, dan masyarakat dapat manfaatkan program ini," tutupnya.

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Eti Wahyuni
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help