Home »

Sumut

Oknum PNS Kejari Padangsidimpuan Ditangkap Edarkan Sabu, Ternyata Sudah Dua Kali Berkasus

Aden bukan kali pertama ditangkap petugas. Pada tahun lalu, tersangka juga pernah ditangkap terkait kasus yang sama.

Oknum PNS Kejari Padangsidimpuan Ditangkap Edarkan Sabu, Ternyata Sudah Dua Kali Berkasus
TRIBUN MEDAN/NANDA F BATUBARA
AMH alias Aden (34) saat ditangkap petugas Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan karena mengedarkan sabu, Selasa (11/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, PADANGSIDIMPUAN - Petugas Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan menangkap AMH alias Aden (34), seorang Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan karena diduga mengedarkan narkoba jenis sabu.

Aden ditangkap petugas saat tengah berada di depan rumah warga di Jalan Sudirman Gang Lancat, Kelurahan Wek I Kampung Salak, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Padangsidimpuan, Selasa (11/9/2018) lalu.

Ironisnya, Aden bukan kali pertama ditangkap petugas. Pada tahun lalu, tersangka juga pernah ditangkap terkait kasus yang sama. Namun, hakim Pengadilan Negeri Padangsidimpuan hanya memvonis Aden sembilan bulan.

"Benar, tersangka pernah ditangkap pada Februari 2017.  Divonis sembilan bulan di Pengadilan Negeri Padangsidmpuan," ujar Kasat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan AKP Charles Panjaitan, Rabu (12/9/2018).

Charles mengatakan, penangkapan terhadap Aden diawali dari informasi masyarakat bahwa terdapat seorang lelaki yang kerap melakukan transaksi narkoba di Jalan Sudirman Gang Lancat, Kelurahan  Wek I Kampung Salak, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Padangsidimpuan. Tanpa menunggu lama, petugas pun langsung melakukan penyelidikan di lokasi. 

Sesaat setelah tiba di lokasi, petugas melihat sosok mencurigakan sedang berada di depan rumah warga.

Benar saja, petugas mendapat sejumlah barang bukti sabu seberat 3,03 gram yang dibungkus dalam plastik klip transparan.

Petugas turut mengamankan satu unit handphone berwarna hitam yang diduga kuat merupakan alat komunikasi tersangka untuk menghubungi pembeli. Selain itu, petugas juga mengamankan selembar bukti transfer rekening Bank BRI senilai Rp. 1 juta dan satu unit sepeda motor berwarna hitam dengan nomor polisi BK 8158 XT.

"Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Padangsidimpuan guna penyelidikan lebih lanjut dan pengembangan," ujar Charles.

Kepada petugas, Aden mengakui perbuatannya dan barang bukti sabu tersebut memang miliknya. Menurut Aden, sabu tersebut diperoleh dari seseorang pada Kamis (6/9/2018) lalu.

"Sabu itu dibagi-bagi dalam bungkusan kecil agar terjangkau pembeli atau konsumen saya," ujar Aden.

Karena perbuatannya, Aden dijerat dengan Pasal 112 subsider Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara dan maksimal enam tahun penjara.

(nan/tribun-medan.com)

Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help