Siswa Jadi Korban Kecelakaan Angkutan Umum, Eddy Berjanji Sediakan Kendaraan Layak

Pada kesempatan itu Eddy yang datang beserta istri melihat kondisi sejumlah siswa yang mengalami luka-luka.

Siswa Jadi Korban Kecelakaan Angkutan Umum, Eddy Berjanji Sediakan Kendaraan Layak
Tribun-Medan.com/Mustaqim Indra Jaya
Eddy Berutu dan Jimmy. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Meski belum resmi dilantik sebagai Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu telah menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Kabupaten Dairi.

Rabu (12/9/2018), bupati terpilih pada Pilkada Dairi 2018 lalu mendatangi RSUD Sidikalang untuk menjenguk sejumlah siswa sekolah yang mengalami kecelakaan saat hendak berangkat ke sekolah masing-masing.

Pada kesempatan itu Eddy yang datang beserta istri melihat kondisi sejumlah siswa yang mengalami luka-luka akibat peristiwa kecelakaan dan mendengarkan keluh kesah para orang tua korban.

Penuturan salah seorang orang tua siswa, diketahui mobil angkutan umum yang ditumpangi para siswa terjatuh ke dalam areal kolam pemancingan yang berada di kawasan Lae Pinang, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Sidikalang, Dairi.

"Kejadiannya kan angkutan yang ditumpangi anak-anak penuh. Sampai ditanjakan mobil nggak sanggup naik dan tiba-tiba mati mesin," kata seorang orang tua siswa menceritakan kronologis yang menyebabkan siswa terluka.

Sehingga, angkutan umum tanpa daya itu berjalan dengan mundur dan akhirnya terbalik masuk ke dalam kolam pancing di kawasan Lae Pinang, Bintang Meriah.

"Pas mundur itu ada yang sempat loncat. Sebagian lagi yang masih berada di dalam ikut masuk ke dalam kolam," ungkapnya.

Para orang tua yang anaknya turut menjadi korban berharap Bupati Dairi terpilih saat menjabat nanti agar dapat menyediakan angkutan khusus anak sekolah yang membawa mereka dari desa ke sekolah masing-masing.

Mendengar cerita warga itu, Eddy Berutu berjanji akan memenuhi permintaan warga. Menurutnya setiap anak yang hendak bersekolah agar mendapat fasilitas yang aman dan nyaman.

"Ini tidak boleh terjadi lagi. Sudah harus ada angkutan khusus anak sekolah yang layak untuk membawa mereka dari desa ke tempat belajar masing-masing," ucap Eddy.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved