Terapkan Konsep TUYUL, Bisnis Parfum Joko Febryanto Kian Berkembang

Jojok mengaku suka memakai parfum untuk kebutuhan sehari-hari dan ia pun memutuskan untuk menjadi resseler.

Terapkan Konsep TUYUL, Bisnis Parfum Joko Febryanto Kian Berkembang
TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Joko Febryanto yang kerab disapa Jojok, pemilik Nuansa Parfum. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Natalin

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Selain fashion, salah satu penunjang penampilan bagi wanita maupun pria adalah parfum. Ya, parfum tak hanya membuat tubuh si pemakainnya menjadi wangi, tetapi mampu menambah kepecayaan diri.

Tak heran jika bisnis di sektor ini pun terus mewangi. Peluang itu kemudian dilirik oleh Joko Febryanto yang kerab disapa Jojok, Pemilik Nuansa Parfum di Medan.

Jojok mengaku suka memakai parfum untuk kebutuhan sehari-hari dan ia pun memutuskan untuk menjadi resseler. Dengan menjadi reseller ia mendapatkan komisi 30 persen, namun seiring berjalannya waktu, kini ia sudah menjadi distributor.

"Nuansa Parfum sudah ada sejak tahun 2014, awalnya saya iseng-iseng berdagang parfum ini, hanya untuk kebutuhan parfum sehari-hari, teryata bisnis ini semakin lama, semakin luas," ujar Jojok, di Jalan Puskesmas, Medan, Rabu (12/9/2018).

Bisnis parfum ini dirasa Jojok cukup menjanjikan. Dengan modal awal bisnis Rp 500 ribu, ia mendapatkan 10 botol parfum, dan kemudian parfum dijual kembali kepada konsumen.

"Konsumen semakin banyak menggunakan parfurm, bisa dibilang dari semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa, tapi yang lebih dominan para perempuan," ucapnya.

Menurut Jojok, banyak pengguna parfum yang tidak paham dengan kualitas parfurm. Konsumen banyak berpendapat lebih banyak menggunakan biang atau bibit pewangi, jadi lebih baik hasilnya, padahal apabila menggunakan bibit yang lebih dominan, maka tidak mendapatkan hasil yang baik.

"Jangan berpendapat menggunakan lebih banyak bibit parfum akan mendapatkan hasil parfum yang lebih baik. Untuk parfum kualitas terbaik, tergantung pada jenis bibit dan persentase yang pas. Misalkan persentase 50 per 50  atau 40 per 60  dengan campuran etanol maka akan menghasilkan parfurm yang lebih baik,"katanya.

"Saya belajar dari pengalaman dan akhirnya saya tahu, kualitas bibit yang dipergunakan membutuhkan campuran yang tepat. Kualitas Nuansa Parfurm tidak menggunakan pengental atau namanya sol sehingga tidak mempunyai efek pada kulit dan bercak di baju," ucap Jojok.

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved