Universitas HKBP Nomensen Bedah Buku Karya EPendeta Darwin Lumbantobing

Darwin Lumbantobing merupakan seorang Pendeta HKBP telah banyak menghasilkan karya tulisan yang memuat teologi, dogma, sejarah, dan budaya

Universitas HKBP Nomensen Bedah Buku Karya EPendeta Darwin Lumbantobing
Ist
Yayasan Universitas HKBP Nommensen menggelar Bedah Buku berjudul “Tumbuh Lokal Berbuah Universal” karya Pendeta Dr Darwin Lumban Tobing, di Ruang Ballroom Hotel Grand Mercure, Medan Selasa (11/9/2018) 

TRIBUN-MEDAN.com -  Yayasan Universitas HKBP Nommensen menggelar bedah buku berjudul “Tumbuh Lokal Berbuah Universal” karya Pendeta Dr Darwin Lumban Tobing, di Ruang Ballroom Hotel Grand Mercure, Medan, Selasa (11/9/2018)

Sebelumunya buku yang kaya akan muatan sejarah, budaya, ajaran, dan tantangan gereja ini telah diluncurkan  pada acara Konsultasi Nasional HKBP 2018 di Jakarta.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber di antaranya Penulis Pendeta Dr Darwin Lumban Tobing, Pendeta Dr JR Hutauruk (Mantan Ephorus HKBP, seorang pakar sejarah gereja), dan Manguji Nababan SS (Kepala Pusat Dokumen Pengkajian Kebudayaan Batak Universitas HKBP Nommensen).

Sementara moderator diperankan Pendeta Maulinus Siregar STh.

Pdt Dr Darwin Lumban Tobing merupakan seorang Pendeta HKBP telah banyak menghasilkan karya tulisan yang memuat buah pikiran teologi, dogma, sejarah, dan budaya yang telah dimulai sejak usia mudanya.

Rangkaian acara bedah buku diawali dengan penjelasan Pdt Dr Darwin Lumban Tobing tentang penulisan buku, kemudian penjelasan tentang data yang dikumpulkantentang Nommensen apa dan bagaimana pengaruhnya,

Buku “Tumbuh Lokal Berbuah Universal” ini sarat dengan budaya, sejarah, ajaran, dan kondisi maupun strategi pelayanan IL Nommensen yang seharusnya dilakukan masa kini sehingga dibutuhkan perlu diadakan revitalisasi program pelayanan gereja.

Salah satu temuan penting buku ini, penulis mengungkapkan sejarah ketika IL Nommensen menjabat Ephorus serta Christian Schutz yang diangkat menjadi Ephorus untuk membantu IL Nommensen dalam pelayanan khusus daerah pelayanan Sipirok dan sekitarnya.

IL Nommensen sendiri sebenarnya bukanlah seorang pendeta, namun Misionaris yang diberikan tugas khusus, yang juga disanggah oleh dua narasumber lainnya.

Selain itu juga ada point penting lainnya yang disanggah dua narasumber sembari mengapresiasi dan memuji tulisan Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumban Tobing.

Halaman
123
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help