Berkas Banding Meiliana Belum Diterima Pengadilan Tinggi, Begini Kelanjutan Perkaranya

Linton yang juga menjabat hakim Pengadilan Tinggi tersebut mengatakan bahwa berkas perkara banding masih dalam wewenang Pengadilan Negeri Medan.

Berkas Banding Meiliana Belum Diterima Pengadilan Tinggi, Begini Kelanjutan Perkaranya
Terdakwa penistaan azan di Tanjungbalai dua tahun silam yakni Meiliana kembali jalani sidang di ruang Cakra Utama Pengadilan Negeri Medan Rabu (24/7/18) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sempat divonis 18 bulan oleh Pengadilan Negeri Medan pada 21 Agustus 2018 lalu, Meiliana, menuntut keadilan melalui banding ke Pengadilan Tinggi Medan.

Namun kepanjutan proses bandingnya masih menjadi tanda tanya.

Saat Tribun-Medan.com mencoba menghubungi Pengadilan Tinggi Medan, Humas Linton Sirait mengatakan hingga kini berkas perkara banding terdakwa Meiliana belum diterima pihaknya.

"Pernyataan bandingnya sudah kita terima namun berkas perkara bandingnya belum diterima oleh Pengadilan Tinggi Medan," ujar pria berusia 62 Tahun tersebut.

Linton yang juga menjabat hakim Pengadilan Tinggi tersebut mengatakan bahwa berkas perkara banding masih dalam wewenang Pengadilan Negeri Medan. Imbuhnya, sebelum dikirimkan ke Pengadilan Tinggi Medan, administrasi perkara akan ditelaah oleh pihak-pihak yang terkait yaitu Jaksa dan Penasihat Hukum terdakwa Meiliana.

"Setelah menyatakam banding, berkas itu diteliti kembali oleh Jaksa dan Penasihat Hukum, usai lengkap baru dikirimkan oleh Pengadilan Negeri Medan kemari (Pengadilan Tinggi Medan). Namun kita belum terima berkasnya," ujar Linton Sirait di Pengadilan Tinggi Medan, Jalan Ngumban Surbakti Nomor 38A Medan.

Mengingat adanya kontroversi karena tidak ditemukannya dokumentasi yang menyebutkan Meiliana mengatakan keberatannya terhadap suara adzan, Linton Sirait mengatakan Pengadilan Tinggi belum mempelajarinya.

"Perkara itu belum kita pelajari karena berkas bandingnya belum diterima. Namun jika kita temukan ada yang janggal, sangat mungkin kita kembali menghadirkan saksi atau menyidangkan perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Medan," ucap Linton.

Masih menurut Linton Sirait, dalam pengajuan Banding, Pengadilan Tinggi hanya bertindak memutuskan perkara tanpa menggelar sidang terbuka seperti yang terjadi di Pengadilan Negeri Medan.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved