Home »

Sumut

Dorong Rumah Sakit Tingkatkan Pelayanan, BPJS Kesehatan Luncurkan Sistem Rujukan Online

Kalau menggunakan dasar kompetensi ini, untungnya buat peserta BPJS adalah memudahkan mereka bisa langsung ke rumah sakit yang terdekat.

Dorong Rumah Sakit Tingkatkan Pelayanan, BPJS Kesehatan Luncurkan Sistem Rujukan Online
ilustrasi
Ilustrasi pelayanan BPJS 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan saat ini sedang melakukan uji coba sistem baru yang disebut dengan rujukan online (daring).

Sistem baru ini juga sudah mulai diterapkan untuk kota Medan sebagai bagian dari upaya penerapan digitalisasi sistem rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (klinik dan puskesmas) ke rumah sakit.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan dr. Ari Dwi Aryani mengatakan penerapan kebijakan rujukan online ini menjadikan proses pemberian rujukan terhadap pasien sudah berdasarkan kompetensi rumah sakitnya.

Penerapan sistem baru ini, mengacu pada peraturan direktur jaminan pelayanan kesehatan BPJS kesehatan nomor 4 tahun 2018 tentang penyelenggaraan sistem rujukan berjenjang berbasis kompetensi melalui integrasi sistem informasi.

"Kalau menggunakan dasar kompetensi ini, untungnya buat peserta BPJS adalah memudahkan mereka bisa langsung ke rumah sakit yang terdekat dengan daerah rumahnya dan sesuai dengan kompetensi RS dalam menangani penyakitnya," ujarnya Jumat (14/9/2018).

Selain untuk memberi rujukan berdasarkan kompetensi, Dengan penerapan sistem rujukan online ini, kata Ari, diharapkan juga sistem administrasi rumah sakit nantinya akan menjadi semakin rapi. Lewat Program baru ini juga diharapkan membuat rumah sakit untuk berlomba-lomba meningkatkan kompetensinya.

"Saatnya nanti supaya rumah sakit juga lebih rapi administrasinya. Supaya bisa terbaca di aplikasi itu, mereka harus memasukan profil RS, ketersediaan SDM spesialis disertai informasi jam praktek, sarana dan prasarana RS. Jika tidak dilengkapi syarat-syarat itu, maka pasien yang mau dirujuk tidak bisa ke RS itu karena tidak akan terbaca di aplikasi," terangnya.

Lebih lanjut, Sistem rujukan yang diterapkan ini, sebelumnya juga sudah lebih dulu dibahas juga oleh pihak BPJS Kesehatan bersama Dinas kesehatan, Rumah sakit, serta ikatan profesi. Saat ini, sambung Ari, kebijakan baru juga sedang dalam fase uji coba dan akan benar-benar berjalan terhitung mulai 1 Oktober 2018.

"Fase masa uji coba dilaksanakan sejak 15 Agustus sampai 30 September. Sebelum nantinya benar-benar berjalannya (running) rujukan online ini ditanggal 1 Oktober 2018. Makanya selama percobaan ini terima berbagai masukan dari rumah sakit, dan pasien," tandasnya.

Halaman
12
Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help