Tak Bisa Melaut Karena Permen No 71 Tahun 2016, Keluarga Nelayan Terancam Kelaparan

Ribuan nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Kecil Modern Sumatera Utara meminta pemerintah mencabut Peraturan Menteri No 71 tahun 2016

Tak Bisa Melaut Karena Permen No 71 Tahun 2016, Keluarga Nelayan Terancam Kelaparan
Tribun Medan
Kolase Foto Nelayan dan Edy Rahmayadi 

MEDAN,TRIBUN-Ribuan nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Kecil Modern Sumatera Utara meminta pemerintah mencabut Peraturan Menteri No 71 tahun 2016 terkait penggunaan alat tangkap.

Menurut nelayan, Permen tersebut membuat mereka tidak bisa melaut.

Akibatnya, kalangan nelayan menganggur, dan tidak bisa menafkahi keluarganya

"Kami tidak butuh Permen. Kami butuh makan. Anak dan istri kami di rumah terancam kelaparan karena kami tidak melaut," kata Abdul Karim, saat melakukan aksi di kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Kamis (13/9).

Abdul mengatakan, selain terancam kelaparan, kini mereka dibayang-bayangi rasa ketakutan.

Bagaimana tidak, ketika mereka melaut, aparat penegak hukum malah menembaki kapal mereka.

"Tolonglah kami. Kami ini bukan mau cari kaya.

Kami hanya ingin menafkahi keluarga kami dengan pekerjaan yang halal," kata Karim.

Baca: Polair Tanjungbalai Tangkap 3 Nelayan Pengguna Pukat Mini di Perairan Kuala Bagan

Ia mengatakan, dengan pemberlakuan Permen 71 ini, banyak nelayan tidak berani melaut.

Jikapun melaut, nelayan akan dituduh sebagai pencuri dan pelaku ilegal fishing.

Halaman
1234
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved