Tulis Ulasan Palsu di Situs Perjalanan TripAdvisor, Pria Ini Dihukum Penjara dan Denda Ratusan Juta

PromoSalento perusahaan milik pria itu, ternyata sudah menjual ulasan palsu kepada ratusan bisnis di seluruh Italia.

Tulis Ulasan Palsu di Situs Perjalanan TripAdvisor, Pria Ini Dihukum Penjara dan Denda Ratusan Juta
Getty Images
Pemilik perusahaan PromoSalento dihukum penjara oleh Pengadilan Negeri Italia karena membuat ulasan palsu di situs perjalanan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Jangan pernah berbohong walau hanya sekali saja. Karena Anda tidak tahu dampak apa yang terjadi setelahnya.

Seperti yang dilakukan pria satu ini. Karena kebohongannya, ia terpaksa harus mendapat hukuman penjara ditambah lagi denda sejumlah uang.

Seorang pria di Italia terpaksa harus mendekam di penjara selama sembilan bulan. Ini dikarenakan tindakan ilegal yang dilakukannya.

Ia membuat ulasan palsu di TripAdvisor. Perusahaan perjalanan berbasis online itu menanggap tindakan si pria ini sebagai "keputusan penting untuk internet".

PromoSalento perusahaan milik pria itu, ternyata sudah menjual ulasan palsu kepada ratusan bisnis di seluruh Italia. Dengan iming-iming untuk meningkatkan profil online usaha hotel dan restoran di seluruh Australia.

Oleh pengadilan pidana di Lecce, Italia, pria ini dijatuhi pelanggaran karena tindakan penipuan yang dilakukannya. Pria yang tidak disebutkan namanya itu pun akhirnya dijatuhi hukuman sembilan bulan penjara dan dijatuhi hukuman untuk membayar 8 ribu Euro atau Rp 138 juta.

Memberikan ulasan palsu tentang satu usaha di Italia, merupakan tindakan yang ilegal. Banyak perusahaan yang sudah diberikan tindakan karena dengan sengaja menyesatkan pelanggan. 

Tapi ini merupakan tindakan penipuan berbayar pertama kalinya, itulah sebabnya pelaku dijatuhi hukuman penjara.

"Kami melihat ini sebagai keputusan penting untuk internet," kata wakil presiden dan rekan penasihat umum TripAdvisor, Brad Young.

"Menulis ulasan palsu selalu merupakan penipuan, tetapi ini adalah pertama kalinya kami melihat seseorang dikirim ke penjara,”  sambungnya.

Halaman
12
Penulis: Sally Siahaan
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved