Korupsi Bantuan Dana Gempa Lombok, Anggota DPRD dan Kadis Diciduk, TGB: Innalillahi roji'un

Tuan Guru Bajang (TGB) tampak kaget ketika ditanya sejumlah wartawan mengenai kasus OTT oleh Kejakasaan tersebut.

Korupsi Bantuan Dana Gempa Lombok, Anggota DPRD dan Kadis Diciduk, TGB: Innalillahi roji'un
Ist
Tuan Guru Bajang (TGB) membonceng Presiden Jokowi dengan sepeda motor trail saat kunjungi para pengungsi korban gempa NTB, Selasa (14/8/2018) lalu 

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) menanggapi Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Mataram, terkait kasus dugaan pemerasan dana rehabiliasi gempa.

Pemeriksaan oknum anggota DPRD Mataram dilakukan di kantor Kejaksaan Negeri Mataram.
Oknum anggota DPRD Mataram diperiksa di kantor Kejaksaan Negeri Mataram. (KOMPAS.com/ Karnia Septia)

TRIBUN-MEDAN.COM - Dari tayangan Kompas TV, Sabtu (15/9/2018), dalam acara 'TGBNomics: Ikhtiar NTB Untuk Indonesia' TGB tampak kaget ketika ditanya sejumlah wartawan mengenai kasus OTT tersebut.

"Dana gempa? Innalillahi," kata TGB saat pertama kali mendengar pertanyaan dari wartawan.

TGB pun sempat terdiam beberapa saat dan kembali menanyakan hal tersebut benar terjadi.

"Itu kejadian? Oh kapan kejadiannya? siapa ya?" tanya TGB pada sejumlah orang yang berada disekelilingnya.

"DPRD Kota Mataram Pak, Kepala Dinas Pendidikan," ujar seorang yang berkacamata di belakang TGB.

"Innalillahi roji'un," ujar TGB lagi sambil menggelengkan kepala lantaran tidak menyangka perbuatan tersebut dan kembali terdiam beberapa saat.

"Ya, menurut saya itu sesuatu hal yang betul-betul tercela dan sama sekali tidak kita harapkan," ujarnya.

"Sesungguhnya kalau dalam situasi bencana seperti ini peran pemerintahan baik legislatif maupun eksekutif harus memaksimalkan fasilitas untuk masyarakat yang membutuhkan."

"Tidak boleh ada hal-hal apalagi berupa manipulasi, penggelapan, apalagi penyuapan apalagi korupsi terhadap bantuan dana korban gempa ini," lanjut TGB.

Halaman
12
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help