Ada Pohon Tumbang di Tikungan Amoy, Kapolsek Pancurbatu: Mohon Maaf Perjalanan Terganggu

Personel Polsek Pancurbatu dibantu personel Lantas Polres Tanah Karo dan masyarakat dengan sigap mengeksekusi pohon tumbang

Ada Pohon Tumbang di Tikungan Amoy, Kapolsek Pancurbatu: Mohon Maaf Perjalanan Terganggu
Kapolsek Pancurbatu Kompol Paidir Chaniago saat memotong pohon tumbang dengan senso, Minggu (16/9/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Personel Polsek Pancurbatu dibantu personel Lantas Polres Tanah Karo, PU Tanah Karo dan masyarakat dengan sigap mengeksekusi pohon tumbang yang jatuh di Tikungan Amoy, sekitar satu kilo dari Panatapan, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang.

Pohon tumbang tersebut, menurut informasi yang diterima jatuh sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung pihak Polsek Pancurbatu langsung berkordinasi dengan pihak Lantas Polres Tanah Karo untuk melakukan evakuasi.

"Kita langsung turun ke TKP untuk mengeksekusi pohon tumbang dengan cara memotong pohon menjadi ukuran kecil dan lalu kita singkirkan,"kata Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chaniago, Minggu (16/9/2018).

Ia memohon maaf kepada para pengendara baik yang datang dari jalur Brastagi ke Kota Medan maupun sebaliknya karena perjalanan mereka terganggu mengingat adanya pohon tumbang di Tikungan Amoy, sekitar satu kilo dari Panatapan, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang.

"Mohon maaf karena perjalanan ibu bapak, saudara terganggu dengan adanya pohon tumbang," katanya.

"Karena pohon tumbang ini, hanya setengah jalan yang bisa digunakan. Karena pohon tumbang mengarah ke jalan,"ujarnya.

Dalam hal ini, sambung orang nomor satu di Polsek Pancurbatu, pihaknya melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan sistem buka tutup.

Memang, sambung Paidir, untuk saat ini belum terjadi kepadatan arus lalu lintas. Namun, untuk mengantisipasi pihaknya menggunakan sistem buka tutup mengingat ini merupakan hari libur di mana biasanya masyarakat banyak berkunjung ke wisata yang ada di tanah Karo seperti Brastagi.

"Jadi di mana arah jalur yang padat, kita akan beri jalan duluan daripada jalur yang masih lancar. Baik itu dari Brastagi ke Kota Medan, ataupun sebaliknya,"kata Paidir.

Dikatakan Kapolsek Pancurbatu, pihaknya akan terus berada di objek tempat pohon tumbang sampai semua material untuk mengevaluasi pohon tersebut sudah tidak ada.

"Kita standby di sini selain mengatur arus lalu lintas biar tidak terjadi kepadatan juga untuk menunggu sampai pohon tumbang dan material-material nya sudah tidak ada dijalan,"ujarnya.

(Akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help