Amriono Berharap Gubernur Edy Rahmayadi Keluarkan SK, PAW Anggota DPRD Apoan Simanungkalit

informasi yang ia dapat saat ini proses untuk Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk dirinya hanya tinggal menunggu SK Gubernur.

Amriono Berharap Gubernur Edy Rahmayadi Keluarkan SK, PAW Anggota DPRD Apoan Simanungkalit
DPRD Deliserdang

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Amriono, calon anggota DPRD Deliserdang pengganti Apoan Simanungkalit yang meninggal dunia berharap banyak agar Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmadyadi dapat secepatnya mengeluarkan SK untuknya.

Hal ini lantaran dari dua orang anggota DPRD Deliserdang yang meninggal dunia baru satu orang saja yang sudah mendapatkan SK Gubernur yakni Gambo Tarigan.

Diketahui kalau Gambo adalah pengganti Setiawan Sembiring, politisi Partai Demokrat yang meninggal dunia pada bulan Mei lalu.

"Iya memang sampai sekarang belum ada SK Gubernur. Ya masih menunggu juganya saya ini. Harahapannya kalau bisa ya bisa cepatlah keluarnya, biar sama-sama bisa dilantik bersama dengan Gambo," ujar Amriono Minggu, (16/9/2018).

Berdasarkan informasi yang ia dapat saat ini proses untuk Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk dirinya hanya tinggal menunggu SK Gubernur.

Disebut kalau proses dari Pemkab Deliserdang sudah selesai dengan dikirimkannya permohonan untuk penerbitan SK Gubernur. Diketahui kalau politisi PDI Perjuangan, Apoan Simanungkalit yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Deliserdang sudah meninggal dunia sejak 25 Juli lalu.

"Kalau dari Partai sudah tidak ada masalah lagi sebenarnya. Saya sudah dapat surat penetapan bahwasanya sayalah pengganti Apoan karena suara kedua terbanyak memang saya. Surat penetapan itu dari DPP langsung dan diambil dan diserahkan DPD tiga hari lalu ke saya,"kata Amriono.

Ia menyebut saat pengambilan surat penetapan itu ia bersama dengan anggota DPRD Deliserdang, Timur Sitepu. Dijelaskannya kalau Timur ditunjuk juga sebagai pengganti Apoan dikursi Pimpinan Dewan. Ia berharap agar secepatnya SK Gubernur didapat untuk selanjutnya dapat dilakukan proses PAW.

"Ya kalau sudah ada SK Gubernur ya kan bisa dilantik. Saya pun ikut mengawal juganya ini. Tau saya kalau saat ini prosesnya tinggal ke Gubernur. "kata Amriono.

Sekretariat DPRD Deliserdang sebelumnya menyebut ada lima orang yang direncanakan akan menjalani proses Pergantian Antar Waktu (PAW). Selain dua orang yang sudah meninggal dunia juga dilakukan PAW terhadap tiga orang anggota dewan yang memutuskan mengundurkan diri sebagai dewan karena memilih partai lain untuk mendaftar ke KPU pada pemilu 2019. Ketiganya itu yakni Alfi Syahra, Edison Nababan dan Darbani Dalimunte.

Kasubbag Humas DPRD, Buyung mengatakan dari kelima orang itu nama pengganti Darbani Dalimunte lah yang belum diajukan oleh partai sehingg belum dapat diproses untuk mendapatkan SK Gubernur.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved