Digikidz Kini Hadir Di Kota Medan, Media Anak-Anak Belajar Teknologi Kreatifitas

Era digital memudahkan siapa saja mengakses informasi secara mudah, kapan saja dan di mana saja.

Digikidz Kini Hadir Di Kota Medan, Media Anak-Anak Belajar Teknologi Kreatifitas
Foto bersama Owner Digikidz Medan, Kok Cen (tengah) bersama General Manager PT. Digikidz Indonesia dan tim saat Grand Opening Digikidz Medan, di Jalan Gaharu No 2B Gedung Graha Harmony, Sabtu (15/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Natalin

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Era digital memudahkan siapa saja mengakses informasi secara mudah, kapan saja dan di mana saja. Hal ini berlaku bagi siapa saja, termasuk juga anak-anak.

Anak-anak era generasi millennial menjadi sangat cepat beradaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi. Karenanya orangtua menghadapi banyak tantangan dalam membesarkan dan mengasuh anak-anak di era digital sekarang. Orangtua dituntut mempersiapkan anak-anaknya menjadi lebih tangguh menghadapi persaingan global.

Kini sudah hadir Digikidz di Kota Medan. Digikidz, sebuah tempat yang menyenangkan bagi anak untuk belajar komputer multimedia sambil belajar. Kurikulumnya menggabungkan pengetahuan, software, dan komputer multimedia untuk menghasilkan craft 3dimensi, presentasi, scrapbook, artikel, audiobook, animasi, desain grafis, desain website, video dan lainnya.

"Digikidz, kita membuat anak-anak bisa menjadi the maker, tidak hanya sebagai user. Kita ingin membangun anak-anak menjadi The Maker dalam bidang teknologi dan kreatifitas sehingga terbentuk pribadi mandiri dan percaya diri," ujar Owner Digikidz Medan, Kok Cen, saat Grand Opening Digikidz Medan, di Jalan Gaharu No 2B Gedung Graha Harmony, Sabtu (15/9/2018).

Ia mengatakan pihaknya  mengajarkan komputer kepada anak-anak mulai usia 5 hingga 18 tahun, dengan program kindy, junior, tenager dan academy. Sistem belajar di Digikidz menggunakan konsep open class dan fun learning serta semi privat.

"Digikidz hadir bukan untuk menyaingi teman-teman di pendidikan, tapi kita mau mendukung sekolah. Kita dukung di SDM (Sumber Daya Mahasiswa), kurikulum dan Digikidz sudah bekerjasama dengan 30 sekolah lainnya," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager PT. Digikidz Indonesia, Agung Saputra mengatakan Digikidz sudah berdiri sejak 2001, Digikidz sebagai media agar anak-anak bisa belajar dengan teknologi kreatifitas untuk bisa menjadi the maker, pencipta, agar bisa menghasilkan sesuatu.

"Di Medan, Digikidz hadir untuk yang pertama kalinya. Selain di Medan, Digikidz sudah lebih dulu hadir di kota-kota lainnya yakni Jakarta, Solo, Surabaya, Lampung Jambi," katanya.

Menurut Agung, kursus komputer ini beda dari kursus komputer lainnya. Bukan hanya hard skill yang diajarkan tapi juga soft skill.

"Kami mengajarkan anak-anak membuat website, membuat game, bukan main game. Kalau hanya main game, itu biasa. Kalau bisa buat game itu baru luar biasa. Kita mengajarkan anak-anak dan remaja untuk membuat game dengan mudah dan menyenangkan," ucap Agung.

Biaya kurus Digikidz dibanderol mulai dari Rp 350 ribu perbulan tergantung program yang diambil.

"Diskon 50 persen dan potongan harga Rp 100 ribu selama tiga bulan diawal untuk 50 orang pendaftar pertama. Teknologi selalu berkembang, jadi harus cepat datang untuk belajar biar afdol jadi anak zaman now," tutupnya.

(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help