LPSK Bantu Anak Korban Terorisme Jadi Polisi

LPSK berikan dana kompensasi dari negara kepada keluarga korban aksi terorisme, Ipda (anumerta) Martua Sigalingging

LPSK Bantu Anak Korban Terorisme Jadi Polisi
tribunnews
Sidang kasus terorisme dengan terdakwa Aman Abdurrahman 

MEDAN,TRIBUN-Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan dana kompensasi dari negara kepada keluarga korban aksi terorisme, Ipda (anumerta) Martua Sigalingging.

Selain memberikan kompensasi, LPSK juuga menjembatani agar anak korban bisa lulus saat melamar polisi.

Kemudian, LPSK memberikan pendampingan psikososial kepada keluarga korban.

"Permintaan untuk menjadi anggota Polri, ini telah diberikan.

Itu anaknya si James sedang menjalani pendidikan," kata Wakil Ketua LPSK, Lili Pintauli Siregar, Jumat (14/9).

Ia mengatakan, adapun besaran kompensasi yang diberikan negara senilai Rp610 juta.

Uang tersebut diterima langsung oleh istri korban, Mianna Manalu.

Baca: Anak-anak Terpidana Terorisme Kibarkan Bendera Merah Putih di Pesantren Al Hidayah

"Mengenai permintaan bantuan modal, Mianna sudah berdagang sebelum suaminya meninggal dunia.

Karena itu, dia perlu pelatihan untuk mengembangkan usahanya," kata Lili di Polda Sumut.

Pemberian kompensasi kepada keluarga korban ini merupakan amanat UU No 31 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.

Halaman
12
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved