Medan Kebanjiran

Lurah Sei Mati Siapkan Aula Kantor Sebagai Tempat Tinggal Pengungsi Banjir

Para warga di Kampung Aur Medan, terpaksa mengungsi akibat air Sungai Deli yang meluap hingga ke pemukiman

Lurah Sei Mati Siapkan Aula Kantor Sebagai Tempat Tinggal Pengungsi Banjir
Suasana Aula Kantor Lurah Sei Mati, yang dijadikan sebagai tempat tinggal pengungsi banjir. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Para warga di Kampung Aur Medan, terpaksa mengungsi akibat air Sungai Deli yang meluap hingga ke pemukiman, pada Sabtu (15/9/2018) malam.

Sebanyak 750 Kepala Keluarga (KK) di Jalan Brigjen Katamso, terpaksa mengungsi akibat merasa was-was, takut menjadi korban dalam banjir tersebut.

Menanggapi kasus banjir yang terjadi akibat luapan Sungai Deli ini, Lurah Sei Mati Irfan Jamal Zebua mengatakan untuk sementara, banjir yang menggenai Kampung Aur kurang lebih 1 meter dan kemungkinan bisa lebih naik lagi.

"Ada sekitar 750 Kepala Keluarga (KK) dari Lingkungan 7-12 di Kampung Aur yang mengungsi," kata Irfan, Minggu (16/9/2018) dinihari.

"Kita fasilitasi para warga yang terkena dampak banjir luapan Sungai Deli, untuk beristirahat di Ruang Aula Kantor Lurah Sei Mati," sambungnya.

Masih kata Irfan, langkah selanjutnya yang dilakukan adalah mengungsikan para warga yang masih berada dirumahnya, untuk pindah sementara ke Aula Kantor Lurah hingga banjir reda.

"Besok kita akan koordinasi ke BPBD untuk berikan bantuan bagi warga yang terkena dampak banjir," ujarnya.

"Sudah kewajiban kita sebagai Lurah untuk berikan bantuan. Makanya kami fasilitasi masyarakat dengan memberikan pengingkapan sementara bagi warga yang terkena dampak banjir sampai banjir reda," jelas Irfan.(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved