Mantan Kepala Bapenda Raslan Sitompul 'Ancam' KPU Deliserdang Gugat ke Bawaslu

Mantan Kepala Bapenda Deliserdang, Raslan Sitompul sudah berencana untuk menggugat KPU Deliserdang ke Bawaslu

Mantan Kepala Bapenda Raslan Sitompul 'Ancam' KPU Deliserdang Gugat ke Bawaslu
Tribun Medan/ Indra Gunawan Sipahutar
Kadis Sosial Deliserdang, Raslan Sitompul 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM - Mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Deliserdang, Raslan Sitompul sudah berencana untuk menggugat KPU Deliserdang ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Deliserdang.

Hal ini dilakukan lantaran diprediksi dirinya tidak akan ditetapkan dan dimasukkan dalam Daftar Caleg Tetap (DCT) karena Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Nama Raslan sendiri saat ini sudah dimasukkan dalam DCS hanya saja pihak KPU sudah menerima laporan dari masyarakat terkait dirinya yang ternyata tidak pernah mengajukan pengunduran diri ke Bupati Deliserdang sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sebelum waktu penetapan DCS.

Saat dikonfirmasi, Raslan mengaku dirinya masih berharap banyak kepada KPU agar namanya bisa dimasukkan dalam DCT.

Hal ini lantaran dirinya sendiri yakin kelengkapan persyaratan yang ia ajukan sudah sesuai dengan ketentuan. Raslan yang sudah mendaftar melalui Partai Nasdem dari dapil III Deliserdang ini membenarkan jika nanti dirinya tidak ditetapkan maka selanjutnya dirinya akan membawa kasus ini ke Bawaslu.

" Iya memang mau seperti itu (gugat ke Bawaslu). Cuma mekanismenya karena kita ini sekarang sudah di organisasi ya bukan atas nama pribadilah nanti (gugatnya) tapi atas nama Partai. Jadi bukan saya tapi Partai karena sayakan hanya sebagai calon di sini,"ujar Raslan Sitompul Minggu, (16/9/2018).

Ia menyebut karena dirinya sudah mendaftar Caleg ke Partai Nasdem maka dari itu ia juga harus tunduk dengan kebijakan dari partai.

Mantan Kadis Sosial Deliserdang ini menjelaskan keinginan dirinya untuk menjadi anggota dewan hanya untuk mengabdi ke masyarakat.

Meski belum ada penetapan namun ia heran mengapa keinginannya itu kemudian diganjal dengan alasan adanya pengaduan dari masyarakat.

(dra/tribun-medan.com).

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help