Pembunuh Nazir Masjid di Paluta Habisi Nyawa Korban usai Isap Tiga Lem Kambing

Sebelum menghabisi nyawa korbannya, Khairul mengaku baru mengisap tiga lem kambing di areal masjid.

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, TAPANULISELATAN - Khairul Anwar (21), tersangka pembunuh seorang nazir masjid di Gunung Tua, Padanglawas Utara, ternyata sudah candu mengisap lem kambing sejak lima tahun lalu.

Sebelum menghabisi nyawa korbannya, Khairul mengaku baru mengisap tiga lem kambing di areal masjid.

"Saat itu saya sudah habis tiga (lem kambing)," ujar Khairul saat berada di Mapolres Tapanuli Selatan, Selasa (18/9/2018).

Khairul yang dihadiahi dua timah panas pada kedua kakinya mengaku menyesal dengan perbuatannya ini. Ia mengaku menyerang dan membunuh korban, Adam Nur Harahap (67), karena panik dan sedang berada di bawah pengaruh lem kambing.

Khairul merupakan bapak dari satu orang anak yang masih berumur lima bulan. Ia berprofesi sebagai pedagang sayur membantu orangtuanya di Pasar Gunung Tua, Padanglawas Utara.

Sampai saat ini, Khairul belum ditemui keluarganya.

"Saya menyesal," kata Khairul.

Sembari tertunduk lesu, Khairul menceritakan awal mula tindakannya tega menghabisi nyawa korban.

Menurut tersangka, korban memergokinya saat di areal masjid ketika usai menghisap lem kambing pada Senin (10/9/2018) lalu. Saat itu, tersangka juga berniat mencuri kotak amal di masjid tersebut.

Halaman
12
Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved