Ini Akibat Fatal yang Didapatkan Rambo Setelah Nekat Kabur dari Lapas Sialambue

Rambo juga akan ditempatkan pada ruang isolasi dan dipisahkan dari narapidana serta tahanan penghuni Lapas.

Ini Akibat Fatal yang Didapatkan Rambo Setelah Nekat Kabur dari Lapas Sialambue
TRIBUN MEDAN/Nanda F. Batubara
Kepala Lapas Kelas IIB Sialambue Padangsidimpuan Haposan Silalahi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (18/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, PADANGSIDIMPUAN - Akibat melarikan diri dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sialambue Padangsidimpuan, Ali Amrin Hasibuan alias Rambo akan menerima hukuman.

Rambo juga akan ditempatkan pada ruang isolasi dan dipisahkan dari narapidana serta tahanan penghuni Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Sialambue Padangsidimpuan Haposan Silalahi mengatakan, Rambo belum dapat ditemui awak media untuk sementara ini. Katanya, petugas sedang intens mengintrogasi Rambo. Ia juga meminta agar foto Rambo tidak disebar.

"Sesuai prosedur dan SOP, dia (Rambo) akan kita tempatkan terpisah dulu di ruang isolasi. Saat ini kami masih mengintrogasi dia, mana tahu masih ada yang dia pendam," kata Haposan di ruang kerjanya, Rabu (19/9/2018).

Rambo ditangkap petugas tak lebih dari 72 jam usai melarikan diri dari Lapas Sialambue Padangsidimpuan pada Senin (17/9/2018) lalu.

Menurut Haposan, Rambo ditangkap di persembunyian di Desa Palopat, Padangsidimpuan pada Rabu (19/9/2018) sekitar pukul 08.40 WIB.

Kepada petugas, Rambo mengaku rindu bertemu dengan keluarganya. Di samping itu, Rambo juga merasa was-was karena tidak lagi memiliki uang selama di dalam Lapas. Padahal, ia telah memiliki utang.

Paket Misterius Tang Li Asal Guangzhou China Mampir di Medan, Isinya Bikin Kaget

Wanita Indonesia Dijual dan Dinikahkan ke China, Diperlakukan Bagaikan Hewan Ternak

Bukan Kecelakaan, Begini Penjelasan Polisi Soal Kondisi Al Ghazali Hingga Dibopong Warga

"Dia mau ketemu dengan keluarganya. Kemudian dia juga mengaku takut karena punya sedikit utang, dia takut karena tidak punya uang lagi untuk bayar. Padahal kalau ada ancaman, mereka bisa mengadu ke petugas," ujar Haposan.

Rambo merupakan narapidana kasus narkoba yang divonis tujuh tahun penjara. Ia melarikan diri pada siang bolong. Yakni pada Senin (17/9/2018) sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, petugas bersama narapidana lainnya sedang bersih-bersih dan mengecat dinding.

Guru SMK Negeri 1 Sorkam yang Ditikam Siswanya Jalani Operasi di RSUD DR FL Tobing 

Ternyata Rambo Nekat Kabur dari Lapas Sialambue Padangsidempuan Karena Hal Ini

Usir Warga Negaranya dari Hotel Stockholm, Cina Ajukan Pengaduan Diplomatik ke Pemerintah Swedia

Halaman
12
Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved