Ini Cerita Bupati Ashari Tambunan saat Tepung Tawar Jemaah Haji asal Deliserdang

Ia menyebut saat ini sudah mendaftarkan diri ke salah satu travel untuk kemudian berangkat umroh bersama keluarga.

Ini Cerita Bupati Ashari Tambunan saat Tepung Tawar Jemaah Haji asal Deliserdang
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Bupati Amri Tambunan saat menepungtawari jemaah haji asal Deliserdang. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

 

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan menepungtawari jamaah haji asal Deliserdang yang baru saja tiba di tanah air beberapa waktu lalu.

Acara tepung tawar ini dilakukan di gedung Balairung Pemkab dan dihadiri oleh ratusan Jamaah Haji Rabu (19/9).

Saat Ashari menepungtawari itu lantunan sholawat nabi pun dilantunkan sehingga membuat suasana menjadi haru.

Ketika menyampaikan sambutan, Ashari mengaku dirinya sebenarnya ingin kembali menunaikan ibadah haji.

Meski sudah dua kali melakukan ibadah haji namun tidak dapat dipungkirinya kalau hatinya ingin kembali melaksanakan rukun Islam ke lima itu untuk yang ketiga kalinya.

“Terus terang sebenarnya saya kepingin sekali untuk haji lagi tapi itulah saya pikir, kalau saya kembali berangkat apa ada hak orang yang terambil ya. Karena sayakan sudah pernah dan saat ini banyak orang yang ingin pergi ke sana karena memang belum pernah,” kata Ashari.

Ia menyebut saat ini sudah mendaftarkan diri ke salah satu travel untuk kemudian berangkat umroh bersama keluarga. Dari jadwal yang ia terima dirinya akan berangkat umroh pada 10 Oktober mendatang. Ia mengaku cukup gembira dan bahagia berada ditengah-tengah para jamaah haji yang pulang seluruhnya dengan keadaan sehat. Dirinya berharap agar para jamaah bisa menjadi suri tauladan ditengah-tengah keluarga maupun ditengah masyarakat.

“ Saya juga merasa puas karena para jamaah mengaku mendapat pelayanan yang cukup baik sehingga bisa menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman. Ini tentu akan terus kita tingkatkan ditahun mendatang,” ucap Ashari.

Panitia penyelenggara Haji Kabupaten Deliserdang, Syawal Harahap menjelaskan bahwa jamaah haji Deliserdang ini sebelumnya tergabung dalam dua kloter yakni di kloter 4 dan 13. Total keseluruhan ada 611 orang dimana untuk laki-laki berjumlah 248 orang dan perempuan 360 orang.

“Untuk yang kloter 4 tiba di tanah air 5 September sementara kloter 13 tiba 15 September. Awalnya saat tiba ditanah air semuanya kembali dengan selamat hanya saja beberapa hari setelah kepulangan itu ada satu orang jamaah haji yang meninggal dunia karena sakit,” kata Syawal yang juga merupakan Kasubag TU Kemenag Deliserdang.

Diacara tepung tawar ini, para jamaah haji sempat mendapat tausiah dari ustad Akmal Syahputra. Ia berpesan penyematan haji bukanlah untuk gagah-gagahan. Karena status haji sudah sepatutnya menjaga segala sikap prilaku dan dapat untuk mengintropeksi diri dalam waktu terus menerus.

“Alquran jangan lupa untuk dibaca terus, tidak mesti untuk panjang-panjang dibaca tapi rutin untuk dilakukan. Haji yang mabrur tidak ada balasannya kecuali surga,” kata ustad Akmal.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved