Kapal Tenggelam

Kapolres Samosir Imbau Pengusaha Kapal Penyeberangan Berkaca Pada Tragedi KM Sinar Bangun

Semua pihak harus menyadari pentingnya keselamatan transportasi di danau. Tanpa terkecuali, siapa pun itu

Kapolres Samosir Imbau Pengusaha Kapal Penyeberangan Berkaca Pada Tragedi KM Sinar Bangun
Tribun Medan/Arjuna Bakkara
Keluarga korban menangis haru saat menaburkan bunga, Senin (2/7/2018) di lokasi KM Sinar Bangun tenggelam. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR -Kapolres Samosir AKBP Agus Darojat mengingatkan semua pihak, agar tetap sama-sama bersinergi menjaga keselamatan di Perairan Danau Toba. Disebutnya, baik pemerintah, pelaku usaha wisata, pengusaha kapal, atau supir benar-benar menjadikan kejadian KM Sinar Bangun sebagai evaluasi.

Ditegaskannya, jangan sampai terulang duka mendalam di Danau Toba. Kapal Motor (KM) Sinar Bangun yang menelan korban ratusan jiwa di Perairan Danau Toba  bulan Juni lalu sudah menggoreskan luka bathin.

"Semua pihak harus menyadari pentingnya keselamatan transportasi di danau. Tanpa terkecuali, siapa pun itu," ujarnya di Samosir, Rabu (19/9/2019) menanggapi kapal yang mengangkut penumpang di Ajibata, Kabupaten Tobasa, yang tetap saja kelebihan muatan.

Karenanya dia mengimbau semua pihak untuk meningkatkan dan mengutamakan keselamatan bertrasportasi. Beberapa waktu lalu, dalam peningkatan dan pengawasan kenyamanan objek wisata di Peraian Danau Toba, Kapolres Samosir bersama jajaranya (anggota) sudah memberikan contoh safety prosedur bertransportasi saat menaiki kapal di Pelabuhan Tomok dan Pelabuhan Simanindo.

Harapannya agar masarakat pengguna jasa KM di danau toba sadar akan keselamatan berlayar. Ia juga berpesan dan sekaligus mengajak kepada para penumpang agar secara bersama sama menjaga kelestarian kebersihan air Danau Toba dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Ayah Mertua Perkosa Menantu dan Direkam Kakak Ipar Perempuan

Kabar Al Ghazali Mabuk saat Kecelakaan? Ahmad Dhani Geram: Isu dari PKI!, Begini Kronologinya

“Buanglah sampah pada tempat yang sudah tersedia di kapal, kalau bukan dari kita sendiri siapa lagi yang membersihkan,” ungkapnya.

Viral, Foto Hantu saat Konser Sheila on 7, Wanita yang Difoto Angkat Bicara, Gak Disangka Cantik

Al Ghazali Tampak Linglung Usai Alami Kecelakaan, Ahmad Dhani Minta Didoakan

Dia menyampaikn, hal tersebut dilakukan untuk menjamin keselamatan bertransportasi sekaligus memberikan kenyamanan kepada masyarakat ataupun wisatawan yang menaiki kapal di Perairan Danau Toba.

Pembunuh Nazir Masjid di Paluta Habisi Nyawa Korban usai Isap Tiga Lem Kambing

Pernah Mengeluh Tak Enak Badan, Pria Diduga Tunawisma Meninggal di Pekarangan Warga

Baru-baru ini Darojat dan anggotanya memberikan contoh dengan mengunakan alat Life Jacket (jaket pelampung) yang sudah disiapkan oleh awak kapal dan ini sekaligus bisa ditiru masyarakat pengguna kapal kayu.

Impian Aries akan Ada di Genggaman, Libra Semua Masalah Pasti Berlalu

ONE Championship Jalin Kemitraan Strategis dengan Telkomsel

“Kegiatan ini juga sesuai “Comander Wish” Kapolda Sumut, agar keselamatan transportasi di Danau Toba ditingkatkan,” jelasnya.

Darojat juga menyampaikan jika ada petugas kapal yang nakal, para penumpang jangan segan-segan melaporkan kepada polisi.

“Kita nanti akan langsung bertindak, karna kita juga turut prihatin atas kejadian saudara kita beberapa bulan yang lalu yang mengambil nyawa korban 160 lebih di perairan Danau Toba.

(Jun/tribun-medan.com) 

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved