Kontribusi Perkreditan Perbankan di Sumut Sebesar 4,18 Persen

Secara keseluruhan, kontribusi perkreditan perbankan di Sumatera Utara (Sumut) terhadap nasional per Juli 2018 baru sebesar 4,18 persen.

Kontribusi Perkreditan Perbankan di Sumut Sebesar 4,18 Persen
Tribun Medan/Ayu Prasandi
Kepala OJK Kantor Regional 5, Lukdir Gultom, saat pembukaan workshop media di Kantor OJK KR 5, Rabu (19/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Secara  keseluruhan, kontribusi perkreditan perbankan di Sumatera Utara (Sumut) terhadap nasional per Juli 2018 baru sebesar 4,18 persen.

“Demikian pula halnya share realisasi penghimpunan dana yang baru sebesar 4,18 persen,” ujar Kepala OJK Kantor Regional 5, Lukdir Gultom, saat pembukaan workshop media di Kantor OJK KR 5, Rabu (19/9/2018).

Baca: Bank Sumut Akan Salurkan KUR Sebesar Rp 700 Miliar di 2018

Ia menjelaskan, komponen kinerja intermediasi perbankan di Sumut juga masih relatif baik dengan LDR 93,87 persen untuk konvensional) dan 88,04 persen untuk syariah.

“Tentunya, pelaksanaan peran ini diikuti dengan tatakelola perkreditan yang semakin baik sebagaimana tercermin dari NPL rata-rata masing-sebesar 2,85 persen,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, secara keseluruhan, sasaran kredit atau pembiayaan terbesar masih ditujukan pada sektor Pertanian, Industri Pengolahan, dan Perdagangan Besar atau Eceran.

Baca: Bank Sumut Apresiasi Nasabah di Hari Pelanggan Nasional

“Peran IKNB dalam penyediaan modal kerja di Sumut juga tidak kalah pentingnya, khususnya oleh Perusahaan Pembiayaan melalui penyediaan aset kenderaan bermotor,” ungkapnya.

Ia menuturkan, hingga Juli 2018, total piutang pembiayaan yang berhasil disalurkan mencapai Rp16.406.934 juta atu tumbuh 8,70 persen (YoY) dengan tatakelola pembiayaan relatif baik sebagaimana tercermin dari NPF: 2,62 persen.

“Penyediaan peluang modal usaha melalui akses pasar modal juga sama baiknya. Sumut termasuk salah satu primadona pengembangan sektor pasar modal,” tuturnya.

Baca: Bank Sumut Terus Lakukan Peningkatan Pelayanan

Ia mengungkapkan, tentunya hal tersebut tercermin dari beberapa data yang menunjukkan kinerja Sumut di atas rata-rata nasional, antara lain SID saham sebanyak 32.008 atau secara YoY tumbuh 28 persen atau masih lebih tinggi dari rata- rata nasional 22 persen (saham). 

“Sementara itu, meskipun lebih rendah, pertumbuhan SID Reksadana Sumut YoY sebesar 57 persen tidak terpaut jauh dibandingkan dengan nasional 60 persen YoY,” ungkapnya.(pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Ismail
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved