Sipir Lapas Lubukpakam yang Ketangkap BNN Terancam Dipecat, Begini Kata Prayer Manik

Prayer Manik mengatakan sudah ada lima orang pegawai Lapas Lubukpakam yang sebelumnya telah dipecat.

Sipir Lapas Lubukpakam yang Ketangkap BNN Terancam Dipecat, Begini Kata Prayer Manik
Tribun Medan / Akbar
Kalapas Lubukpakam, Prayer Manik. (Tribun Medan / Akbar) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM - Tertangkapnya oknum pegawai Lapas Lubukpakam, Maredi Sutrisno oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) menambah deretan panjang pegawai Lapas Lubukpakam yang terjerat dalam peredaran kasus narkoba.

Kalapas Lubukpakam, Prayer Manik mengatakan sudah ada lima orang pegawai Lapas Lubukpakam yang sebelumnya telah dipecat.

"Selama saya bertugas baru inilah pegawai yang ketangkap. Tapi sudah ada lima orang sebelumnya pegawai Lapas Lubukpakam ini yang dipecat. Ini pun bakal dipecat juganya karena bapak Menteri juga enggak akan kasih ampun bagi pegawai yang bermain-main dengan narkoba," ujar Prayer Manik Kamis, (20/9/2018).

Ia mengaku kecewa berat dengan sosok Maredi. Selama ini ia pikir Maredi orang yang baik karena memang saat dilakukan pemeriksaan urine Maredi juga negative.

" Saat dia keluar dan di Tangkap di Tanjung Morawa dia keluar tanpa kordinasi. Posisinya itu dia lagi tugas sebenarnya. Sekarang ini kita menunggu bagaimana BNN menangani kasusnya lah. Pasti kita proses juga dia itu nanti," kata Prayer.

Ia menyebut karena sifat anggota yang berhianat ini yang membuat kemudian narkoba beberapa kali ditemukan di dalam Lapas yang ia pimpin. Baru-baru kali ini ia mengatakan ada seorang tahanan dan napi yang ketangkap basah sedang menghisap narkoba.

"Ya mereka dapat mungkin dari pegawai. Ya itu kasusnya kita serahkan lagi sama polisi keduanya," kata Prayer.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved