Pemkab Karo Buka 351 Penerimaan CPNS, Sekda Ingatkan Timsel Tak Memberikan Iming-Iming Lulus

Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Terkelin Purba mengimbau kepada seluruh tim seleksi mengikuti aturan yang ada.

Pemkab Karo Buka 351 Penerimaan CPNS, Sekda Ingatkan Timsel Tak Memberikan Iming-Iming Lulus
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Rapat tim seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Karo, di Ruang Rapat Kantor Bupati Karo, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Jumat (21/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.COM, KABANJAHE - Dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, Pemerintah Kabupaten Karo menerima kuota sebanyak 351 tenaga kerja. Jumlah tersebut, nantinya akan ditempatkan di tiga formasi. Yaitu tenaga pengajar (guru) sebanyak 232 pegawai, 89 tenaga kesehatan, dan 30 orang untuk ditempatkan di lembaga teknis.

Untuk proses penerimaan nantinya, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Terkelin Purba mengimbau kepada seluruh tim seleksi mengikuti aturan yang ada. Dirinya mengimbau kepada seluruh panitia, untuk tidak memberikan iming-iming kepada para pendaftar.

Ia menegaskan, penerimaan PNS harus dilakukan dengan cara yang murni. Tanpa ada janji atau semacam iming-iming, yang membuat calon pendaftar menjadi anggap remeh.

"Saya tegaskan kepada semua panitia jangan memberikan harapan kepada para peserta. Misalnya dapat mengurus calon agar dapat lulus mendaki PNS," ujar Terkelin saat menghadiri rapat tim seleksi CPNS, di Ruang Rapat Kantor Bupati Karo, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Jumat (21/9/2018).

Hal senada juga dikatakan oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Kabupaten Karo Jernih Tarigan SH, yang menginginkan para pendaftar yang lolos nantinya adalah putra putri terbaik. Dirinya juga mengimbau, jika nanti pada rapat selanjutnya menerima masukan, diharapkan tidak ada yang memasukkan kepentingan pribadi tim seleksi.

"Jangan nantinya masukannya itu karena ada anak atau saudaranya yang mendaftar. Silakan saja jika ada sanak saudaranya yang mendaftar, tapi kita juga harus taat terhadap peraturan yang telah ditetapkan," katanya.

Terkelin melanjutkan, dirinya akan menindak tegas bagi siapa saja yang terbukti melakukan pelanggaran. Karena menurutnya, hal tersebut dapat menodai seleksi yang murni.

"Sebagai pejabat yang berwenang, saya akan memberikan tindakan tegas kepada oknum-oknum yang terbukti melakukan pelanggaran," ungkapnya.

Dirinya juga berharap kepada para peserta yang mengikuti seleksi, agar mempergunakan kesempatan ini dengan sebaik mungkin. Ia juga mengimbau kepada para calon, untuk tidak mudah percaya dengan oknum-oknum yang menjanjikan kelulusan.

"Bagi para pendaftar, mari gunakan kesempatan ini dengan sebaik mungkin. Dan berikanlah yang terbaik, sungguh-sungguh saat seleksi nanti. Jangan percaya oknum yang memberi janji bisa lulus," katanya.

Diketahui, BKD Provinsi telah menyurati BKD Karo perihal lokasi seleksi di beberapa tempat. Bahkan, hingga di daerah Sidikalang, Kabupaten Dairi. Namun dengan beberapa pertimbangan, Terkelin mengungkapkan pihaknya kembali menghubungi BKD provinsi agar lokasi tes tidak terlampau jauh.

"Kemungkinan yang ikut tes formasi PNS ini, banyak yang tinggal di Medan dan di Karo. Jadi kita khawatir nantinya akan terkendala transportasi yang sulit. Kalau ke Medan dari Kabanjahe kan cukup lancar," katanya

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help