Antisipasi Pelanggaran Kampanye, Bawaslu Karo Siapkan Aplikasi dan Warung Pengaduan

Dalam persiapan kampanye ini, kita sudah punya dua kegiatan besar, yaitu pencegahan dan penindakan.

Antisipasi Pelanggaran Kampanye, Bawaslu Karo Siapkan Aplikasi dan Warung Pengaduan
KOMPAS IMAGES/Kristianto Purnomo
Ilustrasi pemilu 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.COM, KABANJAHE - Dalam pemilihan legislatif dan Presiden 2019 mendatang, KPU telah menetapkan masa kampanye mulai dari Minggu (23/9/2018), hingga Sabtu (13/4/2019) ke depan. Untuk menjaga kelancaran proses tahapan pesta demokrasi tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diharapkan dapat berperan aktif.

Untuk itu, koordinator divisi pencegahan dan hubungan antar lembaga (PHL) Bawaslu Kabupaten Karo Abraham Tarigan, mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan beberapa trik dalam menyambut kampanye.

"Dalam persiapan kampanye ini, kita sudah punya dua kegiatan besar, yaitu pencegahan dan penindakan," ujar Abraham, Minggu (23/9/2018).

Dirinya mengatakan, dalam kategori pencegahan, nantinya akan diterapkan berupa sosialisasi ke masyarakat tentang apa saja yang dilarang saat berkampanye. Di antara pelanggaran tersebut, bisa datang dari aparatur sipil negara, serta TNI dan Polri.

Kemudahan, pihaknya juga mengajak masyarakat turut serta aktif dalam melakukan pengawasan. Selain pemantauan di lapangan, dirinya mengungkapkan masyarakat dapat mengontrol pemilu melalui aplikasi, yang diberi nama Gowaslu. Dirinya mengatakan, aplikasi tersebut adalah metode untuk menyampaikan laporan secara langsung kepada masyarakat.

"Memang sekarang masih tahap uji coba, tapi dalam waktu dekat kita harapkan dapat segera berfungsi sehingga memudahkan masyarakat untuk mengakses atau menyampaikan informasi terkait pelanggaran pemilu," katanya.

Selain bentuk aplikasi, Bawaslu Karo nantinya juga akan menyiapkan warung pojok pengaduan. Yang nantinya akan digunakan sebagai tempat mengumpulkan informasi dari masyarakat. Dan diharapkan akan menjadi simpul atau pusat informasi dalam hal pengaduan.

"Kita juga tak melupakan peran serta para pemilih pemula, dengan membangun jaringan ke pramuka di tingkat sekolah menengah atas," ucap lelaki berbadan subur itu.

Perihal penindakan, dirinya juga telah menyosialisasikan kepada masyarakat tentang undang-undang terkait pelanggaran pemilu. Serta nantinya Bawaslu juga akan menyiapkan beberapa petugas, yang akan memantau perkembangan proses pemilu secara langsung.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved