Percaya Arwah Salsabila Gentayangan, Ibunya Berharap Jenazahnya Segera Dikebumikan

Kami datang ke sini untuk menanyakan sama polisi kapan anakku ini bisa dibawa pulang. Biar secepatnya bisa kami kebumikan

Percaya Arwah Salsabila Gentayangan, Ibunya Berharap Jenazahnya Segera Dikebumikan
Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar
Sahir dan Syafrida menunjukkan foto masa hidup Salsabila Aidil Adha ketika ditemui di Polres Deliserdang Kamis, (27/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Keluarga Salsabila Aidil Adha (15) korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan membusuk di parit kebun kelapa sawit PT Lonsum Desa Sei Merah Kecamatan Tanjung Morawa mendatangi Polres Deliserdang. Kedua orangtuanya, Sahir (45) dan Syafrida (42) datang ke Polres dengan didampingi oleh para tetangga.

"Kami datang ke sini untuk menanyakan sama polisi kapan anakku ini bisa dibawa pulang. Biar secepatnya bisa kami kebumikan," ujar Sahir Kamis, (27/9/2018).

Sementara itu Syafrida mengatakan sejak Rabu, (26/9/2018) malam ia pun sudah menggelar acara tahlilan di rumahnya yang berada di dusun IX Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa. Rencananya jika sudah bisa dibawa pulang mayat anaknya itu dari rumah sakit Bhayangkara Medan akan segera mereka kebumikan di pemakaman muslim dekat rumah.

"Arwah anakku pasti gentayangan ini. Sekarang saja ini banyak yang sudah bilang ke kami katanya ada yang nampak si Salsa di jalan sedang naik sepeda motor. Ya ada-ada sajalah orang yang bilang. Kalau bisa cepatlah selesai ini biar bisa dikebumikan dia," kata Syafrida.

Kasus ini dijanjikan akan dipaparkan secara resmi oleh Polres Deliserdang Kamis siang ini. Tiga orang tersangka sudah diamankan dalam kasus pembunuhan ini.

Sebelumnya Keluarga almarhumahSalsabila Aidil Adha (15) berharap agar pelaku pembunuhan dapat dihukum dengan hukuman maksimal.

Terungkap Arah Dukungan Keluarga Gus Dur dari Peci Emas Gus Dur, Buku, dan Tempo Mendoan

Detik-detik Edy Rahmayadi Sempat Terdiam saat Jadi Narasumber di Acara ILC

Mucikari Status Siswa SMA Ini Nekat Jual Adik Kelasnya Pada Pria Hidung Belang

Ida, ibu kandung Salsabila yang ditemui di rumahnya di Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang mengatakan kalau hukuman yang pantas bagi pelaku adalah hukuman mati.

"Katanya udah ketangkap sama polisi sekarang pelakunya. Aku minta mereka itu dihukum mati lah. Nyawa harus dibayar nyawa," ujar Ida Rabu, (26/9/2018).

Ditinggal Ibu dan Kakaknya, Gadis Cilik Ini Terpaksa Rawat sang Ayah yang Lumpuh

Aliansi Cinta Indonesia Minta Pengusaha Media Tidak Menyebarkan Berita Hoax

Ida mengaku kalau dirinya mengenal satu diantara tiga orang pelaku yang ditangkap. Ia menyebut satu orang di antaranya itu adalah Beni warga Desa Sei Merah Kecamatan Tanjung Morawa.

Halaman
1234
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help