Polisi Berhasil Tangkap Tersangka Keempat Pembunuh Salsabila, Pacar Korban sebagai Dalang!

menangkap satu tersangka lagi yang terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Salsabila Aidil Adha (15) siswi SMK Tunas Karya Batang Kuis.

Polisi Berhasil Tangkap Tersangka Keempat Pembunuh Salsabila, Pacar Korban sebagai Dalang!
Korban pembunuhan Salsabila Aidil Adha 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM - Satuan Reskrim Polres Deliserdang akhirnya berhasil menangkap satu orang lagi yang terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Salsabila Aidil Adha (15) siswi SMK Tunas Karya Batang Kuis. Informasi yang dihimpun satu orang tersangka itu berinisial ALD (20).

"Iya benar sudah ditangkap. Ditangkapnya di Berastagi Kabupaten Karo," ujar Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan, Jumat (28/9/2018) sekitar pukul 16.40 WIB.

Baca: Terungkap Motif Pacar Tega Habisi Nyawa Salsabila, Ternyata Mau Setubuhi Korban, tapi. . .

Baca: Percaya Arwah Salsabila Gentayangan, Ibunya Berharap Jenazahnya Segera Dikebumikan

Baca: Salsabila Tewas Dihabisi Kekasih, Kronologi Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan

Sahir dan Syafrida menunjukkan foto masa hidup Salsabila Aidil Adha ketika ditemui di Polres Deliserdang Kamis, (27/9/2018).
Sahir dan Syafrida menunjukkan foto masa hidup Salsabila Aidil Adha ketika ditemui di Polres Deliserdang Kamis, (27/9/2018). (Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar)

Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Ruzi Gusman menambahkan kalau saat ini anggotanya sedang membawa tersangka dari perjalanan Berastagi. Ia berjanji untuk menginfokan lebih lanjut kepada wartawan apabila nanti tersangka sudah sampai.

"Posisi sekarang anggota masih di Berastagi. Nanti kalau sudah dekat kita informasikanlah,"kata Ruzi.

ALD merupakan tersangka keempat yang ditangkap dan sempat melarikan diri dan berpindah-pindah tempat.

Dua hari sebelumnya telah dilakukan penangkapan terhadap D (14) dan B (17) yang merupakan pacar korban. Selain itu juga sudah ditangkap M (50) yang merupakan penadah barang curian.

Kasus pembunuhan dilakukan oleh B, A dan ALD bersama-sama pada 2 September lalu.

Setelah dibunuh jasadnya dibuang ke parit areal perkebunan kelapa sawit PT Lonsum Desa Sei Merah Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang.

Mayatnya ditemukan membusuk oleh warga pada 24 September lalu. Motif pembunuhan ini karena dilatarbelakangi ingin menguasai barang barang korban seperti perhiasan kalung, handpone dan sepeda motor.

Halaman
12
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved