Ratusan Guru di Pemkab Deliserdang Justru Tolak Penerimaan CPNS, Kok Bisa

Saya guru agama Islam honorer di SD 105335 Kebun Sayur Desa Tanjung Morawa B.Saya sudah bekerja selama 18 tahun

Ratusan Guru di Pemkab Deliserdang Justru Tolak Penerimaan CPNS, Kok Bisa
Tribun Medan / Indra Gunawan
Ratusan guru honorer Kategori 2 (K2) dan non Kategori melaksanakan aksi unjukrasa ke kantor Bupati Deliserdang Jumat,(28/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Ratusan guru honorer Kategori 2 (K2) dan non Kategori melaksanakan aksi unjukrasa ke kantor Bupati Deliserdang Jumat, (28/9/2018).

Mereka datang dengan memakai pakaian seragam hitam dan putih. Di bagian kepala, mereka mengikat dengan kain putih. Spanduk pun turut mereka bawa dalam aksi ini.

Beragam hal yang disampaikan saat itu mulai dari persoalan pendapatan per bulan hingga masa kerja. Para guru menyebut selama ini ada guru yang hanya bergaji Rp 250 ribu per bulan dan diterima setiap tiga bulan sekali.

"Saya guru agama Islam honorer di SD 105335 Kebun Sayur Desa Tanjung Morawa B. Saya sudah bekerja selama 18 tahun. Umur sudah 45 tahun dan saya berharap saya dan teman-teman guru yang lain yang sudah mengabdi belasan tahun bisa diangkat sebagai CPNS tanpa syarat," ujar Nurmasyah Batubara.

Selain menuntut agar dapat diangkat sebagai CPNS para guru ini juga menginginkan agar Pemerintah Kabupaten Deliserdang dapat menolak pelaksanaan penerimaan CPNS.

Meskipun waktu pendaftaran sudah berjalan dan membuka peluang bagi banyak orang namun mereka tetap berharap agar Pemkab bisa menolak penerimaan CPNS itu.

Warga Histeris saat Gerejanya Disegel, Sinaga: Tolonglah. . . Kami Cuma Ingin Mau Beribadah

Kapolres Tulungagung Kecelakaan, Istrinya dan Ajudan Tewas, Land Cruisernya Hancur tak Berbentuk

LIVE STREAMING Korea Open 2018 Sedang Berlangsung, Tonton Aksi Anthony dan Wakil Indonesia

Negara Ini Keluarkan Perzinaan dari Tindakan Kriminal: Suami Bukan Penguasa Istri

Mereka takut ketika orang-orang yang lulus CPNS nanti masuk mereka tersingkirkan.

Setelah berorasi sekitar 25 menit di depan gerbang kantor Bupati, selanjutnya sepuluh orang perwakilan guru pun diterima oleh pihak Pemkab.

Pelamar CPNS 2018 Kesulitan Mengakses Portal sscn.bkn.go.id, Ini Tips dari BKN

Pria Ini Nekat Masuk Ruang Kokpit sehingga Diturunkan Paksa dari Pesawat, Apa Sih yang Dilakukannya?

Timang Bayi saat Kunjungi Lokasi MTQN XXVII, Edy Rahmayadi Minta Panitia Jaga Kebersihan 

Meskipun awalnya mereka meminta agar dapat bertemu langsung dengan Bupati Ashari Tambunan namun tetap saja akhirnya mereka bersedia untuk aspirasinya didengar langsung oleh Plt Kadis Pendidikan, Miska Gewa Sari, Kadisporabudpar, Faisal Arif Nasution dan Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai BKD, Syahrul.

Dua Pelajar Rampok Teman Sekolahnya, Bacok dan Buang Korban ke Sungai

Diduga Rugikan Negara Rp 423 Juta, Kejari Binjai Sidik Penyalahgunaan Wewenang Dinas Pendidikan

Berkat Kerja Keras Kesuksesan Diraih Capricorn, Cancer Jangan Terlalu Percaya Diri

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help