Ratna Sarumpaet Babak Belur Dipukuli, Rizal Ramli Imbau Bareskrim Polri Segera Bertindak

Ratna cerdas, kritis dan outspoken, tapi tindakan brutal & sadis tsb tidak dapat dibiarkan!

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ratna Sarumpaet. (Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan) 

"Ratna Sarumpaet @RatnaSpaet semalam dipukuli sehingga babak belur oleh sekelompok orang. Ratna cerdas, kritis dan outspoken, tapi tindakan brutal & sadis tsb tidak dapat dibiarkan! Tlg tindak @BareskrimPolri. penghinaan thd demokrasi ! Kok beraninya sama ibu2 ?,"

RIZAL RAMLI, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman

TRIBUN-MEDAN.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli turut angkat bicara menanggapi kabar penganiayaan yang dialami oleh aktivis Ratna Sarumpaet.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dari laman Twitter@RamliRizal yang diunggah pada Selasa (2/9/2018).

Rizal Ramli mengatakan jika Ratna Sarumpaet orang yang kritis, tetapi aksi brutal seperti penganiayaan sangat tidak dibenarkan.

Ia pun langsung meminta Bareskrim Polri untuk mengambil tindakan.

Mantan Menko Kemaritiman, Rizal Ramli. (Warta Kota/Henry Lopulalan)
Mantan Menko Kemaritiman, Rizal Ramli. (Warta Kota/Henry Lopulalan) (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Menurut Rizal Ramli, penganiayaan ini merupakan sebuah penghinaan terhadap demokrasi.

Mantan Menteri Keuangan ini juga melontarkan sindiran kepada para pelaku yang menurutnya hanya berani dengan ibu-ibu.

"Ratna Sarumpaet @RatnaSpaet semalam dipukuli sehingga babak belur oleh sekelompok orang. Ratna cerdas, kritis dan outspoken, tapi tindakan brutal & sadis tsb tidak dapat dibiarkan! Tlg tindak @BareskrimPolri. penghinaan thd demokrasi ! Kok beraninya sama ibu2 ?," kata Rizal Ramli.

Postingan Rizal Ramli
Postingan Rizal Ramli (Capture/Twitter)

Diberitakan sebelumnya, beredar foto Ratna Sarumpaet dalam kondisi wajah babak belur dan lebam.

Artis sekaligus politisi Partai Gerindra, Rachel Maryam pun membenarkan kabar penganiayaan tersebut.

Menurut Rachel, kasus penganiayaan tersebut terjadi pada Jumat tanggal (21/9/2018) lalu.

Berita penganiayaan tersebut tidak dirilis karena permintaan Ratna Sarumpaet pribadi.

Rachel Maryam menyebut bahwa Ratna Sarumpaet merasa ketakutan dan trauma semenjak peristiwa tersebut.

"Setelah dikonfirmasi, kejadian penganiayaan benar terjadi..

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved