SMF Tanda Tangani MoU dengan Universitas Sumatera Utara

PT Sarana Multigirya Finansial (Persero) atau SMF dan Universitas Sumatera Utara (USU) menandatangani MoU

SMF Tanda Tangani MoU dengan Universitas Sumatera Utara
Direktur utama SMF Ananta Wiyogo saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa di Aula FEB USU, Jumat (28/9/2018) (Tribun Medan/HO) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Septrina Ayu Simanjorang

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PT Sarana Multigirya Finansial (Persero) atau SMF dan Universitas Sumatera Utara (USU) menandatangani Nota kesepahaman atau MoU di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) USU, Jumat (28/9/2018)

Nota kesepahaman itu merupakan kesepakatan antara SMF dan USU dalam beberapa bidang seperti pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan pembiayaan pemilikan rumah terjangkau.

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur utama SMF Ananta Wiyogo dan Wakil Rektor 3 USU
Drs. Mahyuddin K. M. Nasution, M.I.T., Ph.D, mewakili rektor. Penandatanganan ini langsung disaksikan oleh Dekan FEB USU,Prof. Dr. Ramli, SE, MS, beserta jajaran.

SMF merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didirikan tahun 2005 di bawah Kementerian Keuangan. SMF mengemban tugas sebagai special mission vehicle (SMV) untuk membangun dan mengembangkan Pasar Sekunder Pembiayaan Perumahan.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo juga menyampaikan kuliah umum dihadapan para mahasiswa program studi manajemen, akuntansi, ekonomi pembangunan, mahasiswa pasca sarjana, dan para dosen FEB USU.

Materi yang dibagikan adalah tentang PT SMF, mulai latar belakang berdirinya, profil dan peran dalam pemerintahan, serta kegiatan-kegiatan utama yang dilakukan oleh perusahaan.

"SMF memilki kontribusi penting dalam menyediakan dana menengah panjang bagi pembiayaan perumahan melalui kegiatan sekuritisasi, dan pembiayaan," tutur Ananta Wiyogo dalam pertemuan itu.

Lebih lanjut dijelaskannya, sepanjang Semester I tahun 2018 PT SMF telah berhasil menyalurkan pinjaman kepada penyalur KPR sebesar Rp 4,3 triliun atau 45,22% dari target tahun 2018.

Secara kumulatif total akumulasi dana yang dialirkan dari pasar modal ke sektor pembiayaan perumahan dari tahun 2006 sampai dengan 30 Juni 2018 mencapai sebesar Rp41,97 triliun, yang terdiri dari pembiayaan sebesar Rp31,82 triliun, dengan NPL 0, dan sekuritisas sebesar Rp10,15 triliun.

Halaman
12
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help