Truk Diduga Mengangkut Ternak Curian Terperosok, Sopir Melarikan Diri

warga juga menemukan seekor kerbau lainnya telah dalam kondisi tergeletak dan mati di sekitar perladangan warga.

Truk Diduga Mengangkut Ternak Curian Terperosok, Sopir Melarikan Diri
TRIBUN MEDAN/HO/POLRES DAIRI
Satu unik truk BK 9802 CF yang diduga mengangkut hewan ternak hasil curian, ditemukan warga terperosok ke dalam parit di Desa Banjar Toba, Berampu, Dairi pada Rabu (3/10/2018) sekitar pukul 07.00 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Warga Desa Banjar Toba, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi pada Rabu (3/10/2018) sekitar pukul 07.00 WIB menemukan satu unit truk BK 9802 CF terperosok ke dalam parit di kawasan persawahan marga Siregar.

Ketika didekati, warga menemukan di dalam bak truk tiga ekor sapi dan seekor lembu. Namun, warga tidak menemukan pengemudi truk disekitar lokasi tersebut.

Selain itu, warga juga menemukan seekor kerbau lainnya telah dalam kondisi tergeletak dan mati di sekitar perladangan warga.

"Benar, pagi tadi kami ada menerima laporan bahwa yang melihat satu unit truk BK 9802 CF dengan ciri-ciri warna, pintu bak belakang warna hitam," ungkap Kasubbag Humas Polres Dairi, Ipda Donni Saleh, Rabu.

Atas temuan itu, warga kemudian memberitahukan kepada masyarakat desa lainnya yang merasa kehilangan hewan ternak berupa kerbau dan lembu.

Setelah ditelusuri ternyata ada sejumlah warga Desa Pasi, Kecamatan Berampu, Dairi yang merasa kehilangan hewan ternak miliknya.

"Merasa telah kehilangan ternak, masyarakat Desa Pasi spontan mendatangi TKP dan membenarkan barang bukti ternak tersebut adalah milik mereka," sebutnya.

Adapun warga Desa Pasi yang mengaku sebagai pemilik hewan ternak yang ditemukan adalah Rusdi Siregar, Mawardi Ujung, Zainuddin Dalimunthe dan Sulam Manik.

Donni menjelaskan, sempat terjadi ketegangan ketika petugas hendak mengamankan barang bukti berupa hewan ternak hasil curian tersebut ke Mapolres Dairi. Warga ngotot agar hewan ternak hasil curian itu cukup dibawa di kantor Kepala Desa Pasi.

"Melihat situasi yang tidak memungkinkan dan guna meredam emposi warga Desa Pasi, maka untuk sementara barang bukti disimpan di Kantor Kepala Desa Pasi, dan dibawah tanggung jawab kepala desa," jelasnya.

Sementara hasil penelusuran dari plat kendaraan pemilik kendaraan diketahui atas nama Rusni Rina, warga Jalan Garuda III A No 58, Kelurahan Harjo Sari 1, Medan Amplas.

"Siapa pengendaranya yang meninggalkan kendaraan di TKP masih diselidiki," pungkasnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved