Jurnalis Hilang Setelah Kritik Pemerintah Kerajaan Arab Saudi

Seorang jurnalis bernama Jamal Khashoggi dinyatakan hilang setelah mengkritik pemerintahan Kerajaan Arab Saudi lewat tulisan opininya

Jurnalis Hilang Setelah Kritik Pemerintah Kerajaan Arab Saudi
AFP/Tolga Akmen
Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman tiba di London, Inggris, Rabu (7/3/2018). 

RIYADH,TRIBUN-Seorang jurnalis bernama Jamal Khashoggi dinyatakan hilang setelah mengkritik pemerintahan Kerajaan Arab Saudi lewat tulisan opininya di harian The Washington Post.

Hal ini disampaikan oleh tunangan Jamal, bernama Hatice (36) yang berkebangsaan Turki.

Menurut Hatice, Jamal terakhir kali diketahui memasuki kantor konsulat Saudi di Istanbul pada Selasa (2/10) lalu untuk mendapatkan dokumen-dokumen resmi guna persiapan pernikahannya. 

"Saya tidak menerima kabar darinya sejak Selasa pukul 13.00," ujar Hatice di luar gedung konsulat, Rabu (3/10).

Perempuan itu mengatakan, Jamal meninggalkan telepon genggamnya saat pergi ke gedung konsulat Saudi.

Sehingga, Hatice sampai hari ini tidak mengetahui dimna tunangannya itu.

Baca: KBRI Ungkap Alasan Otoritas Arab Saudi Cekal Pimpinan FPI Rizieq Shihab

"Saya hanya ingin tahu keberadaannya. Di mana Jamal?" tambah Hatice sembari melihat ke teleponnya.

Jamal Khashoggi, mantan penasihat pemerintah yang mengasingkan diri ke AS agar tidak ditangkap, dikenal sebagai pengkritik kebijakan putra mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.

Jamal juga dikenal amat keras menentang intervensi militer Arab Saudi ke Yaman.

"Kami menginginkan dia keluar dengan selamat dari gedung konsulat, dalam kondisi sama seperti saat dia datang ke Turki," kata Hatice yang menolak memberikan nama keluarganya.

Halaman
12
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help