Masih Ada Indikasi Pemilih Ganda, KPU Dairi Buka Posko dan Surati Perkumpulan Warga

KPUD Dairi memerintahkan PPK dan PPA untuk mendirikan posmo layanan Gerakan Melindungi Hak Pemilih (GMHP)

Masih Ada Indikasi Pemilih Ganda, KPU Dairi Buka Posko dan Surati Perkumpulan Warga
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Komisioner KPUD Dairi Divisi Hukum, Veryanto Sitohang saat ditemui di sekretariat KPUD Dairi, Jalan Palapa No 5, Sidikalang, pada Kamis (4/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Dairi kembali melakukan pencermatan terhadap Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Dairi, setelah Bawaslu RI mendapati adanya indikasi data ganda maupun data warga yang telah meninggal masih tercantum dalam DPT yang ditetapkan September 2018 lalu.

Demi memudahkan pencermatan itu, maka KPUD Dairi memerintahkan PPK dan PPA untuk mendirikan posmo layanan Gerakan Melindungi Hak Pemilih (GMHP) mulai 1 Oktober 2018 - 28 Oktober 2018.

"Setelah menemukan adanya indikasi data ganda itu, KPU di seluruh Indonesia kembali melakukan pencermatan terhadap DPT yang ada. Teknisnya, kami perintahkan PPK dan PPS buka posko. Kalau masyarakat belum terdaftar atau ada nama ganda atau ada kesamaan NIK bisa mudah melaporkan," kata Komisioner KPUD Dairi Divisi Hukum, Veryanto Sitohang, Kamis (4/10/2018).

Lebih lanjut, Veryanto menambahkan selain mendirikan posko KPUD Dairi juga menyurati seluruh rumah ibadah untuk turut mencermati umatnya masing-masing.

Langkah lainnya, KPUD Dairi akan terjun langsung ke sekumlah kelompok masyarakat, seperti perwiritan, arisan marga dan lainnya.

Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi tidak proaktifnya masyarakat dalam mencari tahu identitas mereka telah terdata di DPT atau sebaliknya.

"Kami kali ini lakukan pendekatan berbasis warga, karena sepertinya masyarakat kurang respon terhadap DPT yang sudah ditetapkan. Disamping ini kami melakukan demi antisipasi masyarakat komplain di hari H pemilihan namanya tidak tertera di DPT," sebutnya di sekretariat KPUD Dairi, Jalan Palapa No 5, Sidikalang.

Tidak hanya itu, KPUD Dairi dalam waktu dekat turut mendatangi sejumlah sekolah menyosialisasikan pelaksanaan Pileg dan Pilpres yang akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang.

"Sekolah juga akan kami datangi. Sasarannya pemilih pemula yang akan berusia 17 tahun saat Pileg dan Pilpres. Kami aja mereka agar menggunakan hak suara pada Pemilu pertama mereka," pungkasnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved