Bersua Paguyuban Jawa Sumatera Utara, Jokowi Curhat Dirinya Difitnah sebagai PKI

Joko Widodo pun sempat menyinggung perihal dirinya yang dituduh sebagai PKI.

Bersua Paguyuban Jawa Sumatera Utara, Jokowi Curhat Dirinya Difitnah sebagai PKI
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTARa
Presiden Joko Widodo menyalami warga yang sudah menunggunya di area GOR Lubukpakam. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Presiden Joko Widodo sempat curhat kepada ribuan orang yang hadir diacara silaturahim yang ia hadiri dengan paguyuban warga Jawa Sumatera Utara di GOR Lubukpakam Kabupaten Deliserdang Minggu, (7/10/2018).

Saat memberikan kata sambutan Jokowi pun sempat menyinggung perihal dirinya yang dituduh sebagai PKI.

"Saya mau nitip. Sekarang ini banyak berita fitnah dan hoax. Jangan terpecah karena berita hoax dan fitnah. Ada yang menuduh saya dan bilang Presiden Jokowi itu PKI," ujar Jokowi.

Saat itu Jokowi sempat memberikan penegasan singkat mengenai keberadaan PKI tahun 1965 dan 1966. Ia menyebut saat itu dirinya masih berkisar umur 4 tahunan.

"Saya itu lahir tahun 1961masak ada PKI Balita. Tapi gitu pun ada saja yang percaya. Orang tua saya itu muslim, kakek nenek saya ya muslim," kata Jokowi.

Tanpa arahannya, ketika itu layar lebar yang sengaja disediakan oleh panitia juga menampilkan foto editan tentang dirinya. Ia menyebut foto itu sebenarnya foto ditahun 1955 dimana Ketua PKI sedang berfoto disebuah podium.

"Ini politik yang tidak beretika dan tata Krama. Agama saja tidak memperbolehkan seperti itu (memfitnah). Nilai-nilai etika dan budaya tidak memperbolehkan seperti itu. Jangan kita diaduk dengan info yang tidak betul," katanya.

Jokowi berpesan agar setiap mendapatkan suatu berita orang-orang tidak menelannya mentah-mentah.

Karena sekarang ini banyak berita hoax dan fitnah agar sebaiknya mengecek dulu. Disebut jangan terpecah karena berita-berita hoax dan fitnah. Berbeda pilihan itu biasa namun jangan sampai jadi perpecahan.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help