PBB Kecam India Karena Deportasi Suku Rohingya

Badan Pengungsi PBB ( UNHCR) mengecam langkah pemerintah India yang mendeportasi tujuh pria warga Rohingya kembali ke Myanmar

PBB Kecam India Karena Deportasi Suku Rohingya
ap
Anak anak Rohingya di kamp pengungsian 

JENEWA,TRIBUN-Badan Pengungsi PBB ( UNHCR) mengecam langkah pemerintah India yang mendeportasi tujuh pria warga Rohingya kembali ke Myanmar.

Padahal sebelumnya, PBB memperingatkan untuk menjaga keselamatan nyawa mereka.

Sebab, situasi di Myanmar masih belum aman untuk warga Rohingya.

Ketujuh pria Rohingya itu ditahan oleh otoritas India sejak 2012 karena dianggap melanggar aturan imigrasi.

Mereka kemudian diserahkan kepada otoritas Myanmar di perbatasan timurlaut India, di negara bagian Manipur, Kamis (4/10). 

Sebelum deportasi dilakukan, PBB telah menyuarakan keprihatinan bahwa pemulangan orang-orang Rohingya itu ke Myanmar berarti mengabaikan bahaya yang mungkin mereka hadapi.

Baca: Pengungsi Rohingya di Medan Satu Persatu Pindah ke Amerika! Ungkap Islam Tak Berdaya di Myanmar

Selama beberapa dekade, kaum etnis Rohingya telah menjadi sasaran kekerasan oleh pasukan keamanan di Myanmar.

UNHCR prihatin lantaran otoritas India tidak menanggapi permintaan badan PBB tersebut untuk melakukan penilaian terhadap klaim permohonan perlindungan pengungsi internasional di negara itu.

"Kami menyesalkan karena kami tidak mendapat tanggapan dari pemerintah India atas permintaan kami," kata juru bicara UNHCR, Andrej Mahecic di Jenewa, Jumat (5/10).

Meski ketujuh pria Rohingya itu dilaporkan telah dideportasi ke Myanmar, UNHCR akan tetep berupaya mendapat klarifikasi dari otoritas berwenang mengenai kondisi mereka saat dipulangkan.

Halaman
12
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help