Wow, Butler Sempat Dipukul

Sukses mencuri poin saat bersua Bariot Putera dalam lanjutan Liga 1 di banjarmasin, Minggu (7/10/2018), pelatih PSMS, Peter Butler mengaku senang

Wow, Butler Sempat Dipukul
Pelatih PSMS, Peter Butler 

TRIBUN-MEDAN.com, BANJARMASIN - Sukses mencuri poin saat bersua Bariot Putera dalam lanjutan Liga 1 di banjarmasin, Minggu (7/10/2018), pelatih PSMS, Peter Butler mengaku senang dengan kerja keras anak asuhnya. Meski sempat tertinggal, pemainnya tak putus asa untuk menciptakan gol. Selain itu, strategi yang ia terapkan berjalan dengan baik dalam laga itu. 

"Saya senang sekali melihat pemain, mereka kalah 1-2 tapi kemudian mampu menunjukkan yang terbaik. Kita bermain defensif, tapi ofensif kita juga lebih baik. Babak pertama kita bagus ofensif, tapi defensif kita lemah. Lalu saya masukkan Felipe di babak kedua, dia mampu merepotkan pertahanan dan ciptakan gol. Kemudian Rachmad juga lakukan finishing yang baik," ungkapnya. 

Baca: Curi Poin dari Banjarmasin, Posisi PSMS Naik ke Peringkat 17

Selain itu, Butler sangat kecewa dengan Barito Putera. Pasalnya usai pertandingan offisial Barito memukul Butler. Menurutnya situasi sepak bola Indonesia tidak baik setelah insiden suporter meninggal. 

"Saya heran kenapa offisial bisa masuk lapangan dan pukul saya. Semua badan saya sakit, tapi saya kuat dan bisa menahan. Bagaimana asisten pelatih dan dua pemain dari kiri saya memukul saya. Situasi sepak bola Indonesia tidak baik. Padahal saya tunjuk hormat kepada wasit dan mereka," ungkapnya. 

Penyerang PSMS, Rachmad Hidayat juga mengaku senang, hasil kerja keras mereka berbuah manis. Hasil seri ini cukup membantu mereka untuk bangkit dari zona degradasi. 

"Seperti coach bilang dari awal kita harus yakin. Percaya pada taktikal pelatih dan percaya dengan teman kita bisa ambil poin di sini. Alhamdulillah kita berhasil membawa pulang poin,” katanya.(*)

Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help