Catat, Seperti Ini Penggunaan Dana Desa yang Baik Menurut Presiden Jokowi

Apa yang diucapkannya itupun saat itu langsung disambut tepuk tangan oleh peserta rapat.

Catat, Seperti Ini Penggunaan Dana Desa yang Baik Menurut Presiden Jokowi
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Presiden Joko Widodo menyampaikan kata sambutan pada acara rapat koordinasi pengendalian program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dengan para Pendamping Desa, Pengurus BUMDes, Guru Paud dan Kader Posyandu di Gedung Balairung Pemkab Deliserdang di Lubukpakam, Senin (8/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM- Presiden Joko Widodo berjanji untuk menaikan Dana Desa ditahun 2019 mendatang.

Hal ini ia ucapkan ketika menghadiri rapat koordinasi pengendalian program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dengan para Pendamping Desa, Pengurus BUMDes, Guru Paud dan Kader Posyandu di Gedung Balairung Pemkab Deliserdang di Lubukpakam, Senin (8/10/2018)

"Tahun 2016 Rp 47 triliun, 2017 Rp 60 triliun dan 2018 tetap Rp 60 triliun. Tahun depan kita tambah menjadi Rp 73 triliun. Totalnya sudah Rp 187 triliun (yang sudah disalurkan)," kata Jokowi.

Apa yang diucapkannya itupun saat itu langsung disambut tepuk tangan oleh peserta rapat. Namun saat itu juga Jokowi pun memberikan penegasan.

"Jangan tepuk tangan dulu, hati-hati kelola dana desa. Saya titip dana yang besar harus tepat sasaran. Dulu perputaran uang hanya ada di kota dan di desa di lupakan. Sekarang beda perputaran uang harus juga ada di desa. Kalau mau membangun pembelian barang itu di desa. Jangan belikan ke kota biar uangnya berputar di desa jangan ke kota lagi," kata Jokowi.

Ia menuturkan banyak negara lain yang saat ini ingin belajar dengan Indonesia karena adanya dana desa ini. Adanya dana desa disebutnya harus betul-betul bermanfaat bagi warga desa. Dengan adanya dana desa harus dapat membuka lapangan pekerjaan.

"Kalau mau membangun gunakan juga masyarakat desa. Yang nganggur ataupun yang keluarganya tidak mampu diajak sehingga kemiskinan bisa hilang dari desa. Kalau mau beli barang jangan karena mau irit Rp 3 ribu belinya ke Kota,"kata Jokowi.

Ia menyebut dana desa bukan untuk pembangunan infrastruktur saja. Dana Desa ditegaskannya harus menjadi penting kedepan untuk membangun Sumber Daya Manusia.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved