Kagumi Danau Toba, Ma'ruf Amin : Indah Sekali, Tak Ada Tandingannya

Ma'ruf juga mengaku sudah melihat Danau Toba dari sejumlah sisi dan berkunjung pula ke Pulau Samosir.

Kagumi Danau Toba, Ma'ruf Amin : Indah Sekali, Tak Ada Tandingannya
DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Calon wakil presiden Maruf Amin tiba di Bandar Udara Internasional Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Maruf tiba dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia sekitar pukul 11.20 WIB. 

TRIBUN-MEDAN.com-Calon Wakil Presiden RI nomor urut 01 Ma'ruf Amin menilai bahwa langkah pemerintahan Presiden Joko Widodo menetapkan Danau Toba, satu dari 10 destinasi wisata utama Indonesia sudah tepat.

"Danau Toba memang sangat indah dan memiliki ciri khas tersendiri sehingga dapat dimaksimalkan menjadi destinasi wisata internasional," katanya di tepi Danau Toba, Balige, Sumatera Utara, Sabtu (6/10/2018).

Menurut dia, Indonesia beruntung memiliki Danau Toba yang memiliki panorama alam indah serta didukung budaya masyarakat di sekitarnya yang menguatkan daya tariknya sebagai destinasi wisata unggulan.

"Danau Toba itu indah sekali. Luar biasa. Tidak ada tandingannya," katanya lagi.

Ma'ruf juga mengaku sudah melihat Danau Toba dari sejumlah sisi dan berkunjung pula ke Pulau Samosir.

Pada kesempatan tersebut, Ma'ruf juga mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang menetapkan Danau Toba sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata utama kelas dunia di Indonesia.

Juwita Saragih di pinggir Danau Toba tahun lalu.
Juwita Saragih di pinggir Danau Toba tahun lalu. (Facebook/ Indah Juwita Charagieh)

"Program Pemerintahan Presiden Jokowi sepatutnya mendapat dukungan masyarakat untuk pengembangan daya dukungnya," katanya.

Wisata Danau Toba yang berkembang, lanjut dia, akan berimplikasi pada peningkatan perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat sekitarnya.

Namun demikian, menurut dia, agar dapat menjadi destinasi wisata utama kelas dunia, maka berbagai fasilitas dan infrastruktur penunjang harus dibangun, yakni bandara dan jalan raya. Presiden Joko Widodo, lanjut dia, sudah membangun Bandara Internasional Silangit di Balige.

"Saat ini, saya mendengar keluhan bahwa jalan raya menuju ke Danau Toba dan Pulau Samosir masih kurang lebar," katanya.

Ma'ruf menambahkan, ketika penerbangan dari berbagai kota menuju ke Bandara Silangit makin ramai, maka jumlah wisatawan yang datang pun makin banyak, maka jalan raya harus dibuat lebih lebar.

Dia berharap, masyarakat dapat mendukung Presiden Joko Widodo untuk memimpin Indonesia dua periode, sehingga pembangunan dan pengembangan jalan raya menuju Danau Toba dapat terlaksana dengan lancar.

Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin didampingi sang istri Wury Estu Handayani di Hotel Nabasa, Toba Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (6/10/2018).
Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin didampingi sang istri Wury Estu Handayani di Hotel Nabasa, Toba Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (6/10/2018). (KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN)

Sebelumnya Ma'ruf Amin merasa terhormat ketika diberikan kain Ulos oleh komunitas Horas Halak Hita saat berziarah ke makam Sisingamangaraja XII, Toba Samosir, Sumatera Utara, Jumat (5/10/2018).

Namun, Ma'ruf sempat heran ketika disematkan kain Ulos oleh komunitas tersebut.

"Saya juga diberi Ulos sebagai satu penghargaan tinggi untuk masyarakat Batak kepada saya, padahal saya belum jadi wakil presiden. Baru calon," kata Ma'ruf disambut gelak tawa tamu yang hadir.

Ia berharap bisa bertemu lagi dengan komunitas masyarakat Toba jika terpilih menjadi wakil presiden.

"Mudah-mudahan nanti saya bisa datang ke sini sebagai wakil presiden," kata Ma'ruf disambut tepuk tangan tamu yang hadir.

Setelah itu ia melanjutkan pidatonya tentang sosok Raja Sisingamangaraja XII. Menurut Ma'ruf, ia merupakan salah satu sosok yang berjasa memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

"Kemerdekaan ini bukan hadiah, bukan pemberian, tetapi hasil perjuangan para pahlawan kita dengan darah dan air mata," ujar Ma'ruf.

"Salah satu pahlawan kita adalah Raja Sisingamangaraja ke-12 yang hari ini kita ziarahi makamnya. Saya mengucapkan terima kasih kepada beliau atas jasa beliau, pengorbanan beliau untuk bangsa dan negara," lanjut dia. (*)

 
 
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved