Divonis 10 Tahun, Dua Terdakwa Kasus Narkoba Ini Sempat Tersenyum di Depan Hakim

Putusan tersebut bergeser lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang sebelumnya menuntut keduanya dengan pidana penjara selama 13 tahun.

Divonis 10 Tahun, Dua Terdakwa Kasus Narkoba Ini Sempat Tersenyum di Depan Hakim
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Dua terdakwa pengedar sabu 83,5 gram divonis 10 tahun penjara oleh Majelis Hakim PN Medan, Selasa (9/10/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Entah apa yang ada dibenak Tengku Syaiful dan Azmi Purnama.

Pasalnya dalam sidang putusan yang mengadili diri mereka di Pengadilan Negeri Medan, keduanya masih sempat senyum-senyum dihadapan Majelis hakim yang dipimpin Richard Silalahi.

Pada sidang yang berlangsung Selasa (9/10/2018) sore tersebut, keduanya duduk bagai tanpa beban. Mereka sempat senyum mendengarkan putusan.

"Kami diputus 10 tahun, denda 1 miliar subsider empat bulan pak hakim," sebut Tengku kemudian tersenyum bersama rekannya Azmi Purnama.

"Mempertimbangkan keduanya dengan pemberatan bahwa perbuatan masing-masing terdakwa justru menolak pemerintah memberantas narkoba sedangkan hal yang meringankan adalah terdakwa sopan dipersidangan," sebut Hakim Richard Silalahi.

"Kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika," sambung hakim.

Putusan tersebut bergeser lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang sebelumnya menuntut keduanya dengan pidana penjara selama 13 tahun, Denda 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Namun, dengan demikian Atas putusan tersebut, kedua terdakwa menyatakan pikir-pikir.

Diketahui dalam dakwaan sebelumnya, kedua terdakwa dalam berkas terpisah pada Sabtu (24/4/2018) lalu bertempat di Desa Marindal, Kecamatan Medan Amplas berencana melakukan transaksi narkotika jenis shabu-shabu seberat 83,5 gram. Namun saat itu personel Ditres Narkoba menyamar sebagai pembeli barang haram milik keduanya.

Nahas untuk keduanya yang saat itu tidak mengetahui pembeliannya adalah personel kepolisian. Keduanya pun diamankan oleh pihak yang berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved