Beralasan Membela Diri hingga Adiknya Tewas , Ferdy Dituntut 10 Tahun Penjara

Lambat laun peristiwa pembunuhan yang ia lakukan terhadap adiknya bagai menggerogoti pikirannya.

Beralasan Membela Diri hingga Adiknya Tewas , Ferdy Dituntut 10 Tahun Penjara
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Ferzy, terdakwa pembunuh adik sendiri dituntut 10 tahun penjara 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kondisi kesehatan Ferzy Silitonga (44) pada tiap- sidang tampak menurun.

Amatan Tribun Medan. Selama menjalani sidang Ferzy terlihat semakin kurus.

Lambat laun peristiwa pembunuhan yang ia lakukan terhadap adiknya bagai menggerogoti pikirannya.

Hal itu diungkapkan penasihat hukum terdakwa kepada Majelis Hakim yang dipimpin Syafril Batubara.

Ferzy mengidap serangan jantung.

Menurut pengacaranya, kliennya Ferzy hanya berusaha membela diri lantaran adiknya almarhum Roy Silitonga bertindak kasar selama hidup.

"Terdakwa hanya membela diri lantaran dipukuli oleh korban (Roy Silitonga). Kejadian tersebut bukan direncanakan dan terjadi karena keributan. Kemudian selama hidup korban diketahui berlaku kasar dan pengguna narkoba," sebut Penasihat hukum Ferzy Silitonga pascasidang di Ruang Cakra 9 Pengadilan Negeri Medan, Rabu (10/10/2018).

Tanggapan tersebut dikatakan penasihat hukum terdakwa, mengingat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Riki Pasaribu dari Kejaksaan Negeri Medan memutuskan Ferzy Silitonga dengan pidana penjara selama 10 tahun.

Tuntut Riki, Pertimbangan tersebut sesuai dengan Pasal 338 KUHAP tentang pembunuhan.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved