Jusuf Kalla Instruksikan Evakuasi Korban Bencana Dihentikan

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan evakuasi korban bencana likuefaksi (tanah kehilangan daya ikat) di tiga tempat Sulawesi Tengah akan dihentikan

Jusuf Kalla Instruksikan Evakuasi Korban Bencana Dihentikan
Fenomena yang terjadi saat Gempa 

JAKARTA,TRIBUN-Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan evakuasi korban bencana likuefaksi (tanah kehilangan daya ikat) di tiga tempat Sulawesi Tengah akan dihentikan.

Kata Kalla, penghentian evakuasi terhitung mulai Kamis, 11 Oktober 2018.

Dia mengatakan, penghentian evakuasi itu karena alasan kemungkinan atau harapan hidup korban fenomena alam sangat kecil.

"Itu yang saya katakan tadi, kemungkinan hidupnya kecil, kecuali ada mukjizat," katanya, Selasa (9/10).

Selain itu, sambung Kalla, tempat peristiwa likuefaksi tidak lagi memungkinkan untuk diadakan proses evakuasi, dikarenakan tanah yang labil dan membuat alat berat kesulitan.

Ia pun berharap para keluarga dapat menerima dengan ikhlas langkah yang diambil pemerintah.

Baca: Terenyuh Melihat Ketegaran Korban Gempa Tsunami dan Likuikasi Palu Cari Kerabatnya Hilang

"Kalau dihentikan, ya dipasrahkan untuk dikuburkan di sana ya. Iya karena sudah tidak bisa lagi karena tanahnya labil sekali.

Kalau alat beratnya tenggelam juga ya lebih banyak korban lagi," ucap JK yang juga ditunjuk sebagai Komandan Penanganan Dampak Bencana di Sulawesi Tengah.

Setelah proses evakuasi dihentikan, JK mengatakan pemerintah akan fokus memberi perhatian pada warga yang selamat.

Katanya, proses pemulihan akan tetap dilakukan di lokasi bencana.

Halaman
1234
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help